Breaking News:

Ibadah Haji 2019

Ibadah Haji 2019, Hal Langka Terjadi, Hujan Deras Guyur Padang Arafah

Tanpa disangka- sangka air hujan tiba-tiba turun dari langit membasahi bumi Arafah yang sangat jarang dibasahi air hujan dan terlihat gersang.

Editor: Handhika Dawangi
(Tribunnews/Darmawan/MCH2019).
Hujan mengguyur Padang Arafah saat wukuf, Sabtu (10/8/2019). Hujan saat wukuf adalah peristiwa langka, sebelumnya cuaca di Arafah mencapai 40 derajat celcius. 

Para peziarah pergi ke dataran yang disebut Arafah, terletak sekitar 19 km ke arah timur dari Makkah. Di sini mereka berdiri di sebuah tempat yang diyakini sebagai tempat Nabi Adam berdoa.

Dalam sejarah Islam, dikisahkan Nabi Muhammad menyampaikan khotbah terakhirnya di tempat ini pada tahun 632 M.

Kemudian para peziarah tersebut berdoa, dan mendengarkan khotbah sampai matahari terbenam.

Dua Jemaah Dilarikan ke Rumah Sakit

Dua jemaah haji Indonesia dilarikan ke rumah sakit setibanya di Arafah, Jumat (9/8/2019) petang. Seorang jemaah pria bernama Supriatna diketahui berasal dari Lebak, Banten, satu jemaah lagi perempuan belum diketahui identitasnya.

Supriatna menderita sakit saat berada di tenda pemukiman padang Arafah. Tim kesehatan dengan cepat menolong Supriatna dengan membawanya ke mobil ambulan. Diduga Supriatna mengalami serangan jantung.

Sementara satu jemaah lainnya sebelumnya sudah dirawat di pos kesehatan yang tersedia di kawasan tenda jemaah haji yang ada di Padang Arafah.

Jemaah tersebut terpaksa dilarikan ke rumah setelah kondisinya tak memungkinkan untuk dirawat di pos kesehatan Padang Arafah. Dengan bantuan oksigen jemaah tersebut dibawa pakai ambulan.

Pantaun Tribunnews di Padang Arafah saat menemani tinjauan Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin ke pos kesehatan tidak banyak jemaah haji yang dirawat di pos kesehatan.

“Pos kesehatan juga sudah saya cek, pasien yang dirawat disitu, terbukti kasur-kasur yang disediakan untuk jemaah sakit juga sedikit. Kita berharap jemaah haji sehat hingga banyak yang mengikuti prosesi haji sampai selesai,” ujar Lukman.

Pantauan Menag

Tiba di Arafah, Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj, Lukman Hakim Saifuddin memilih langsung menyambangi tenda-tenda yang telah dipenuhi oleh jemaah.

Menag mengimbau agar beristirahat, agar bisa memulihkan stamina karena besok siang seluruh jemaah haji akan melaksanakan wukuf.

"Besok siang, kita akan wukuf mungkin dalam suhu yang cukup panas jadi sebaiknya selain melalukan ibadah-ibadah maghdoh lalu dimanfaatkan untuk banyak istirahat di tenda toh kita juga tidak bisa kemana-mana kan," ujar Menag.

"Di sini lebih baik makan yang cukup istirahat yang cukup," imbuhnya.

Menag menyapa jemaah di Maktab 75 yang antara lain dihuni oleh jemaah haji asal embarkasi Solo kloter 35 (SOC 35) dan kloter 65 (SOC 65).

Menag pun tak segan untuk berdialog dengan jemaah haji Indonesia, untuk menangkap aspirasi maupun menerangkan program-program terkait perhajian yang tengah digarap Kemenag.

"Bagaimana bapak ibu, ACnya berfungsi dengan baik? Tenda nya nyaman?" tanya Menag pada para jemaah.

Menag Lukman ingin memastikan betul kenyamanan jemaah haji, seperti saat kunjungan sore itu, ditemukan salah satu AC yang tidak bekerja dengan baik, ia segera memanggil petugas agar permasalahan dapat teratasi dengan baik.

Menag juga bertanya kepada jemaah haji yang tengah mengantri di toilet khusus laki-laki, memastikan keran air mengalirkan air dengan lancar. Ketika salah satu jemaah mengeluhkan aliran airnya kecil, Menag Lukman langsung memanggil petugas dan menginstruksikan agar menindaklanjuti keluhan jemaah.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peristiwa Langka, Hujan Deras Guyur Arafah Saat Wukuf Puncak Haji, Ini Foto-fotonya dan di Tribunnews.com dengan judul Kabar Terkini Jemaah Haji, Jabal Rahmah, Tempat Bertemunya Nabi Adam dan Hawa Tempat Favorit Wukuf

Channel Youtube Tribun Manado :

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved