Breaking News:

Ibadah Haji 2019

Ibadah Haji 2019, Hal Langka Terjadi, Hujan Deras Guyur Padang Arafah

Tanpa disangka- sangka air hujan tiba-tiba turun dari langit membasahi bumi Arafah yang sangat jarang dibasahi air hujan dan terlihat gersang.

Editor: Handhika Dawangi
(Tribunnews/Darmawan/MCH2019).
Hujan mengguyur Padang Arafah saat wukuf, Sabtu (10/8/2019). Hujan saat wukuf adalah peristiwa langka, sebelumnya cuaca di Arafah mencapai 40 derajat celcius. 

Hingga sore ini jemaah haji masih berada di dalam tenda Arafah. Mereka dijadwalkan akan bergeser ke Muzdalifah untuk menjalani mabit.

Berikut foto-foto jamaah asal Indonesia dalam kejadian langka tersebut:

Hujan mengguyur Padang Arafah saat wukuf, Sabtu (10/8/2019). Hujan saat wukuf adalah peristiwa langka, sebelumnya cuaca di Arafah mencapai 40 derajat celcius.
Hujan mengguyur Padang Arafah saat wukuf, Sabtu (10/8/2019). Hujan saat wukuf adalah peristiwa langka, sebelumnya cuaca di Arafah mencapai 40 derajat celcius. ((Tribunnews/Darmawan/MCH2019).)
Hujan mengguyur Padang Arafah saat wukuf, Sabtu (10/8/2019). Hujan saat wukuf adalah peristiwa langka, sebelumnya cuaca di Arafah mencapai 40 derajat celcius.
Hujan mengguyur Padang Arafah saat wukuf, Sabtu (10/8/2019). Hujan saat wukuf adalah peristiwa langka, sebelumnya cuaca di Arafah mencapai 40 derajat celcius. ((Tribunnews/Darmawan/MCH2019).)
Tanpa disangka- sangka air hujan tiba-tiba turun dari langit membasahi bumi Arafah yang sangat jarang dibasahi air hujan dan terlihat gersang. Awalnya hujan ini rintik-rintik tapi lama kelamaan deras juga.
Tanpa disangka- sangka air hujan tiba-tiba turun dari langit membasahi bumi Arafah yang sangat jarang dibasahi air hujan dan terlihat gersang. Awalnya hujan ini rintik-rintik tapi lama kelamaan deras juga. ((Darmawan/Tribunnews.com))

Jabal Rahmah, Tempat Bertemunya Nabi Adam dan Hawa Tempat Favorit Wukuf

Padang Arafah semakin dipadati jemaah haji dari seluruh dunia. Jabal Rahmah menjadi tempat favorit jemaah. Mengapa?

Pantauan tribunnews di pegunungan ini semakin malam semakin ramai dikunjungi para jemaah haji yang datang ke gunung tersebut dengan jalan kaki.

Bahkan tak sedikit jemaah haji tersebut berasal dari Indonesia, seolah-olah mereka tak kenal waktu mendaki Jabal Rahmah saat dini hari.

Sebagian besar jemaah yang datang ke Jabal Rahmah memang berasal dari jemaah haji selain Indonesia.

Mereka berbondong-bondong datang dengan membawa berbagai perlengkapan mulai dari alas tidur hingga beberapa makanan.

Tampaknya para jemaah haji ini mengincar posisi wukuf di Jabal Rahmah.

Mengapa Jabal Rahmah diincar hingga menjadi lokasi wukuf terpavorit bagi jemaah?

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved