Cara Menghilangkan Kantuk
Cara Menghilangkan Kantuk di Siang Hari Saat Bekerja, Tonton Video Kucing
Sudah tidur yang cukup di malam hari kadang tak menjamin kita tak akan mengnatuk di siang hari.Banyak orang yang sering mengantuk di siang hari.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sudah tidur yang cukup di malam hari kadang tak menjamin kita tak akan mengnatuk di siang hari.
Banyak orang yang sering mengantuk di siang hari.
Jika kita akhirnya mengantuk di siang hari tentu hal itu sangat menggangu aktivitas sehari-hari bagi Anda yang sibuk bekerja.
Biasanya, serangan kantuk akan datang setelah makan siang.
Minum secangkir kopi pun akhirnya dianggap sebagai "senjata" penyelamat untuk mengusir rasa kantuk. Padahal, ada banyak cara untuk menghilangkan rasa kantuk selain minum kopi.
Salah satu cara yang paling menarik adalah dengan menonton video kucing.
Menurut American Chemical Society, cara ini cukup ampuh untuk membuat seseorang tetap terjaga tanpa bantuan kafein.
Baca: HARI Ini Diperingati Sebagai Hari Kucing Sedunia, Ini Sejarahnya, Sebagai Pemburu Hebat
Baca: Sore Ini Piala AFF U18 2019, Timnas U18 Indonesia Vs Timor Leste, Ini Prediksi Susunan Pemain
Baca: Ucapan Selamat Hari Raya Iduladha, Cocok Dibagikan di Media Sosial
Facebook Tribun Manado :
Baca: Konsumsi Gula Berlebihan Saat Hamil Berdampak Buruk Bagi Janin
Baca: Cegah Radikalisme dan Terorisme, BNPT Galang Struktur Pemerintah hingga Akar Rumput di Minahasa
Baca: Tak Banyak Orang Tahu, Ini Deretan 13 Fitur Canggih WhatsApp, Kamu Wajib Coba!
Instagram Tribun Manado :
Para ahli kimia tersebut mengatakan, menonton video kucing yang lucu dapat meningkatkan produksi hormon oksitosin atau hormon cinta yang dapat membuat seseorang merasa bahagia.
Di sisi lain, juga menurunkan hormon kortisol atau hormon stres.
Menurut mereka, peningkatan hormon oksitosin dan penurunan hormon kortisol tersebut bisa membuat seseorang lebih konsentrasi atau fokus.
Selain menonton video kucing, para ahli juga menyarankan banyak minum air putih. “Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan.
Gejala yang lebih serius, yaitu kebingungan, jantung berdebar-debar, hingga pingsan,” jelas para ahli.
Para ahli mengungkapkan, tubuh manusia dewasa sebanyak 50-65 persen terdiri dari air. Ketika muncul rasa haus, berarti tubuh telah kehilangan 2-3 persen cairan dalam tubuh.
Kondisi itu bisa memengaruhui kondisi mental dan fisik seseorang. Sebab, air merupakan komponen utama dari plasma darah yang berfungsi untuk mengedarkan oksigen, protein, dan nutrisi ke seluruh tubuh.
Cara ketiga, menurut para ahli kimia, yaitu dengan mendengarkan musik maupun menari. Aktivitas tersebut bisa merangsang produksi hormon endorfin yang akan membuat seseorang merasa lebih bahagia dan bersemangat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kucing-64326437.jpg)