Berita di Bitung

Nelayan Ini Ditangkap Polisi Gara-gara Bawa Panah Wayer dan Sering Lakukan Penyerangan

Kepolisian menangkap seorang pemuda berinisial DT alias Bo (17) Warga Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, gara-gara membawa panah wayer dan pisau.

Nelayan Ini Ditangkap Polisi Gara-gara Bawa Panah Wayer dan Sering Lakukan Penyerangan
ISTIMEWA
Kepolisian menangkap seorang pemuda berinisial DT alias Bo (17) gara-gara membawa panah wayer dan pisau. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepolisian menangkap seorang pemuda berinisial DT alias Bo (17) Warga Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, gara-gara membawa panah wayer dan pisau.

Pria bekerja sebagai nelayan ini ditangkap tim tarsius Polres Bitung yang dipimpin Ipda Tuegeh Darus.

"Jadi Bo ini ditangkap bawa sajam dan sering berjalan berkawanan dengan IH alias‎ Idris terduga kasus pengancaman menggunakan sejam panah wayer," kata Kapolres Bitung AKBP Stefanus Tamuntuan melalui Kasat Reskrim AKP Taufiq Arifin, Senin (050/8/2019).

"Keduanya diduga sering melakukan penyerangan serta permusuhan dengan anak-anak muda di Kelurahan Girian Bawah, Girian Indah kompleks Mangga Dua dan buat onar di Pasar Girian," tambahnya.

Penangkapan terhadap tersangka Bo, dilakukan di Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian, pada Sabtu (3/8/2019).

Polisi mengamankan dua anak panah wayer dan satu pelontang panah warna merah.

"Kami tangkap saat sedang bersembunyi di dalam kamar rumah orang tuanya," tambah Mantan Kapolsek Tikala Manado ini.

Katanya, berdasarkan laporan warga, Bo bersama Idris sering membawa sajam panah wayer.

Ketika dalam keadaan mabuk sering buat onar serta tak jarang menyerang anak-anak muda di Kelurahan Girian Bawah dan Girian Indah.

Saat ditangkap tersangka kepemilikan sajam jenis panah wayer tidak melawan dan mengakui semua perbuatannya, hingga kepemilkan atas sajam tersebut.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved