Politik

Tanpa Jokowi, Nasib PDI Perjuangan di Pemilu 2024 Bakal seperti Partai Demokrat Tanpa SBY Tahun 2014

"Ketika Pak jokowi tidak bisa maju lagi 2024, skenario buruk seperti dialami Partai Demokrat 2014 bisa menjadi terulang," jelas Burhanuddin.

Tanpa Jokowi, Nasib PDI Perjuangan di Pemilu 2024 Bakal seperti Partai Demokrat Tanpa SBY Tahun 2014
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri (dua kanan) berfoto bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (dua kiri) dan Ketua Panitia Rakernas III PDIP Puan Maharani (kanan) usai mengikuti acara penutupan di Ancol, Jakarta, Minggu (8/9/2013). Jokowi yang merupakan kader PDI Perjuangan tersebuyt digadang-gadang akan menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan dalam pilpres 2014 mendatang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Nasib PDI Perjuangan di Pemilu 2024 Bakal seperti Partai Demokrat Tanpa SBY Tahun 2014.

PDI Perjuangan pada Pemilu 2024 diperkirakan sama seperti Partai Demokrat tanpa SBY pada Pemilu 2014, pemilihnya langsung menurun.  

Burhanuddin Muhtadi menilai banyak tantangan yang dihadapi PDI Perjuangan ( PDI-P) jika ingin kembali menang di Pemilu 2024.

Hal yang pertama kali harus diperhatikan partai berlambang banteng adalah sosok atau tokoh yang menjadi kunci untuk menarik pemilih.    

Sebab, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah tak bisa maju sebagai calon presiden RI di tahun 2024.  

Nasib PDIP tanpa Jokowi atau Joko Widodo menjadi satu hal yang menarik.

Padahal, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia ini meyakini sosok Jokowi lah yang mendongkrak perolehan suara PDI-P saat Pemilu 2014 dan Pemilu 2019.

"2024 Jokowi sebagai kader utama PDI-P tak bisa maju lagi. Saat yang sama, PDI-P punya mimpi kemenangan hattrick (tiga kali berturut-turut)," kata Burhanuddin Muhtadi dalam diskusi di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Sabtu (3/8/2019).

Menurut Burhanuddin, PDI-P harus bisa melihat apa yang terjadi dengan Partai Demokrat di tahun 2014.

RAKERNAS PDI PERJUANGAN - Ketua umum PDI-P Megawati(depan) dan Kader PDI Jokowi pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan (PDIP) di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (8/9/2013). Kesimpulan Rakernas PDI Perjuangan tidak secara resmi menginstruksikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo maju menjadi calon presiden Pemilu Presiden 2014 dari partai berlambang kepala banteng tersebut.
RAKERNAS PDI PERJUANGAN - Ketua umum PDI-P Megawati(depan) dan Kader PDI Jokowi pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan (PDIP) di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (8/9/2013). Kesimpulan Rakernas PDI Perjuangan tidak secara resmi menginstruksikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo maju menjadi calon presiden Pemilu Presiden 2014 dari partai berlambang kepala banteng tersebut. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

BERITA TERPOPULER: AUREL AINI Anggota Paskibra Mendadak Meninggal dengan Tubuh Lebam, Keluarga Sebut Ada yang Janggal

BERITA TERPOPULER: TERUNGKAP Fakta Baru soal Kasus Suntik Gadis 14 Tahu di Kebun, Siapapun Ngajak Pasti Korban Ikut

BERITA TERPOPULER: AKHIRNYA TERUNGKAP Alasan TNI Mutilasi Kasir Indomaret, Berikut Cerita Lengkap Prada DP

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved