Info Katolik
Monev Dua Paroki Sukses, Pastor Steven Langitan Ucapkan Ini
Monitoring dan evaluasi (monev) implementasi hasil sinode Keuskupan Manado dan Program Kerja tahun 2019 memberikan kesan tersendiri
Penulis: | Editor: David_Kusuma
Monev Dua Paroki Sukses, Pastor Steven Langitan Ucapkan Ini
TRIBUNMANADO.CO.ID - Monitoring dan evaluasi (monev) implementasi hasil sinode Keuskupan Manado dan Program Kerja tahun 2019 yang dipimpin Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dan tim ternyata memberikan kesan tersendiri bagi paroki-paroki yang di-monev.
Pastor Paroki Roh Kudus Tomohon Pastor Steven Langitan hari ini Minggu (4/8/2019) berterima kasih atas proses ini.
Itu dikatakannya dalam renungan misa pagi ini di gereja paroki. Itu katanya membantu dirinya dan paroki merasa terbantu dengan itu.
"Pastor Angky Runtu mengatakan yang mulia itu dimulai dari pengurus wilayah rohani. Merekalah pemilik kelompok basis," katanya.
Ia lalu menceritakan proses monev. Intinya, baginya semua harus mengikuti aturan.
Uskup Rolly dalam pernyataan penutup tadi malam mengatakan, monitoring di paroki-paroki menjadi model-model kevikepan dalam mengadakan rapat-rapat monev.
BERITA POPULER:
> TERUNGKAP Fakta Baru soal Kasus Suntik Gadis 14 Tahu di Kebun, Siapapun Ngajak Pasti Korban Ikut
> PDIP Kerja Keras Cari Penerus Jokowi di Pilpres 2024, Pengamat: Jangan Senasib Demokrat
> Meski Seragamnya Basah, Kapolri Tito Karnavian Senang Bisa Pecahkan Rekor
Itu dikatakannya dalam monitoring dan evaluasi (monev) implementasi hasil sinode Keuskupan Manado dan Program Kerja tahun 2019 untuk Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Tomohon dan Paroki Roh Kudus Tomohon di Panti Samadi, Sabtu (3/8/2019).
Baginya semua terasa ringan jika dipikul bersama.
"Yesus mengatakan marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati.
Pikulan sapi disebut kuk dalam Kitab Suci. Kuk ini biasanya dibentuk bulat agar tidak memberatkan leher," katanya.
Subscribe Youtube Tribun Manado:
Ia mengatakan selalu ada pengorbanan. Itu seperti Yesus yang mati di atas kayu salib.
"Pertahankan identitas sebagai Katolik," katanya.
Ia lalu menceritakan soal kunjungan ad limina ke Vatikan beberapa waktu lalu. Itu katanya sebagai tanda persatuan Gereja karena uskup-uskup Indonesia bertemu Paus Fransiskus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/monev-katolik.jpg)