Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Regional

Polisi Tangkap Pengikut Aliran Sesat, Ganti Salib dengan Segitiga, Pemimpin Mengaku Setara Yesus

TERBARU Aliran Sesat Diikuti ASN dan Mantan Pejabat, Ganti Salib dengan Segitiga hingga Pemimpin Ngaku Setara Yesus

Editor: Aldi Ponge
IRSUL PANCA ADITRA
IRSUL PANCA ADITRA - Tersangka saat menyesali perbuatannya ketika polisi menggelar press release kasus penodaan agama, Sabtu (3/8/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepolisian menangkap anggota kelompok diduga aliran sesat berkedok ajaran agama Katolik.

Aliran yang diduga sesat dan menamakan diri, Kelompok Doa Hati Kudus Allah Kerahiman Ilahi.

Polisi telah menetapkan tiga tersangka yakni Salvator Kemeubun, Johanis Kasamol (65), dan David Kanangopme (45)

Salvator merupakan pendiri kelompok ini dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Johanis merupakan mantan pejabat di lingkup Pemkab Mimika, Papua.

David masih aktif sebagai aparatur sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Mimika.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan, kelompok ini telah memakai kitab suci Agama Katolik. Namun, menyimpang jauh dari ajaran Katolik yang sebenarnya.

Kelompok itu mengganti lambang salib dengan lambang segitiga dalam mengucapkan kalimat sahadat.

Kemudian, mereka mempercayai Salvator sebagai nabi.

Sebab, Salvator mengakui kepada pengikutnya bahwa dirinya sebagai putra api dan roh yang setara dengan Yesus Kristus di Agama Katolik.

"Kelompok ini hadir di Timika sejak tahun 2010 lalu. Awalnya kelompok ini mengajarkan ajaran yang sama dengan Agama Katolik. Namun, lama kelamaan kelompok ini justru menyimpang dari ajaran Katolik," kata Agung didampingi Kapolsek Mimika Baru AKP P Ida Wayramra, dan Kanit Reskrim Ipda Andi Suhidin, Sabtu (3/8/2019).

Sebelum menetapkan pengikut kelompok ini sebagai tersangka, polisi telah meminta keterangan saksi ahli dari Kasi Urusan Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Mimika.

Termasuk melakukan klarifikasi dengan Pastor Gereja Katolik Santo Stefanus Sempan Lambertus Nita, OFM.

Kelompok ini diamankan pada Minggu (28/7/2019) di tempat peribadatan mereka di Jalan Petrosea, Irigasi, Distrik Mimika Baru, setelah kepolisian mendapat laporan masyarakat.

Baca: Istri Hajar Suaminya yang Berprofesi Polisi Gara-gara Bantu Wanita Kecelakaan, Masuk UGD Rumah Sakit

Baca: Berbahaya, Ini Dampak Buruk Meniup Makanan Bayi yang Masih Panas, Stop Lakukan Itu

Baca: Syahrini Ulang Tahun, Begini Potret Pesta Ulang Tahunnya yang Dihadiri Luna Maya

Follow akun instagram Tribun Manado:

Langganan Berita Pilihan Tribun Manado di Whatsapp

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved