Berita Heboh

Kronologi Polisi Tembak Polisi Sebanyak 7 Kali, Polda Sebut Berawal dari Emosi

Anggota polisi berpangkat Brigadir dengan inisial RT emosi lantaran rekannya, Bripka RE menolak permintaannya dengan nada kasar.

Kronologi Polisi Tembak Polisi Sebanyak 7 Kali, Polda Sebut Berawal dari Emosi
Shutterstock
Ilustrasi penembakan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masyarakat Indonesia heboh dengan penembakan seorang polisi terhadap rekan seprofesinya.

Brigadir RT menembak Bripka RE yang menolak permintaannya.

Peristiwa ini berawal penangkapan pelaku tawuran oleh korban Bripka RE.

Brigadir RT datang untuk meminta korban melepaskan seorang pelaku tawuran.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, peristiwa penembakan di Polsek Cimanggis diduga disebabkan oleh seorang anggota polisi yang terpancing emosi.

Anggota polisi berpangkat Brigadir dengan inisial RT emosi lantaran rekannya, Bripka RE menolak permintaannya dengan nada kasar.

Keduanya tengah menangani kasus tawuran.

Awalnya, Bripka RE mengamankan seorang pelaku berinisial FZ dengan barang bukti senjata tajam.

Tak lama, orang tua FZ datang ke kantor Polsek Cimanggis didampingi Brigadir RT dan Brigadir R. 

Kedua polisi yang datang bersama orang tua FZ meminta Bripka RE untuk melepaskah FZ. 

Halaman
123
Editor: Aldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved