NEWS
Siswi SD Rela Dijual Tantenya, Uangnya untuk Biaya Daftar Sekolah
Seorang gadis rela dijual tantenya. Uangnya untuk mendaftar ke sekolah.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang gadis rela dijual tantenya.
Uang dari lelaki hidung belang itu akan digunakan untuk mendaftar ke sekolah.
Beruntung Polsek Sunggal berhasil menggagalkan penjualan anak di bawah umur, yang dilakukan oleh dua tersangka wanita yaitu SA alias Sri (40) dan SZ (23), warga Jalan Kesatria, Kelurahan Satria, Binjai.
Kedua pelaku diamankan oleh polisi yang menyaru untuk membongkar praktik perdagangan manusia dalam waktu yang belum lama ini.
Ternyata, salah seorang pelaku adalah saudara dari korban.
Yang tidak lain adalah bibinya sendiri, adik dari ibu kandung korban.
Baca: Susi Pudjiastuti Ingin Anambas Jadi Pioner Utama Industri Perikanan, Netizen: Pasti Terwujud
Baca: KRONOLOGI Dua Kakek Terlibat Perkelahian, Dilatarbelakangi Karena Cemburu, Keduanya Meninggal Dunia
Baca: KRONOLOGI, Pemuda Setubuhi Ibu Muda yang Menyusui Anak, Pelaku Tinggal Bersebelahan Rumah
Sungguh sangat memprihatikan memang.
Korban yang masih dalam kondisi seharusnya bermain dengan teman-teman sebaya, malah dipaksa untuk memuaskan lelaki hidung belang dan dijerumuskan dalam lembah hitam.
Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu M Syarif Ginting mengatakan, remaja yang akan dijual berinisial DPS (14).
Dia adalah warga asal Kabupaten Langkat.
Remaja belia ini ditawarkan oleh pelaku seharga Rp 10 juta.
"Beruntung, penerima tawaran adalah polisi yang menyaru," kata Syarif, Selasa (23/7/2019).
BERITA POPULER:
Baca: Pertemuan Megawati-Prabowo, Pengamat Politik : Gerindra Bepeluang Masuk Koalisi Pendukung Pemerintah
Baca: Uang Puluhan Juta Raib, Perempuan Ini Lapor Polisi, Setelah Dicek Terekam CCTV ATM Dikuras Pacar
Baca: MENGENAL Brigjen Polisi Roycke Langie, Jenderal Asli Manado yang 18 Kali Pegang Jabatan Strategis
Syarif menjelaskan bahwa pihaknya mendapat informasi dari masyarakat ada anak di bawah umur yang akan dijual untuk melayani lelaki hidung belang.
Polsek Sunggal lalu mengatur rencana untuk meringkus pelaku human trafficking tersebut.
Polisi menyamar sebagai pembeli dan melakukan kontak dengan kedua tersangka.