NEWS
Peduli Korban Gempa di Halmahera Selatan, Puluhan Mahasiswa Galang Dana di Pusat Kota Manado
Sebanyak organisasi paguyuban dan 1 organisasi mahasiswa (Ormawa). Turun ke jalan dan berorasi di Zero Point Megamas Manado
Laporan Wartawan Tribun Manado, Nielton Durado
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebanyak organisasi paguyuban dan 1 organisasi mahasiswa (Ormawa).
Turun ke jalan dan berorasi di Zero Point Megamas Manado, Rabu (24/7/2019) malam.
Para mahasiswa ini datang untuk menggugah hari masyarakat Kota Manado agar bisa memberikan uluran tangannya, bagi para korban gempa yang melanda Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut).
Ketiga oraganisasi tersebut yakni Persekutuan Pelajar Mahasiswa Kristen Obi ( PPMKO).
Persekutuan Mahasiswa Pelajar KRISTEN Bacab-Gane ( PERMAPEKBAG), dan Biro Kerohanian Mahasiswa Kristen ( BKMK) UNPI Manado.
Menurut ketua PPMKO Ronaldo Samar aksi hari itu dilakukan di dua titik.
Titik yang pertama adalah Zero Point, dan kedua yakni Patung Wolter Mongindsidi, Kelurahan Bahu, Malalayang.
Baca: Meski Tak Terima dari Kepala BKKBN, Ini Perasaan Ketua TP PKK Bitung
Baca: Menjelang Manado Fiesta 2019, Ketua TP PKK Manado Gelar Rapat Terkait Fashion
Baca: TP PKK Kota Manado dan Dharma Wanita Bentuk Tim Kerja Jelang Lomba IVA Test Tingkat Nasional
Berita populer:
Baca: Jokowi Kaget Dengar Jumlah Usulan Menteri dari Hanura
Baca: Pertemuan Surya Paloh Cs Gagalkan Jokowi Ikut Makan Siang Bareng Megawati dan Prabowo Subianto
Baca: Pemuda Terpikat & Setubuhi Ibu Muda yang Sementara Menyusui, Lakukan Saat Suami Keluar Rumah
"Aksi ini kami pilih untuk membantu sanak saudara yang tertimpa musibah di Halsel.
Karena kita tinggal di negara dengan bingkai NKRI, jadi sudah seharusnya saling peduli jika ada sanak saudara yang tertimpa musibah," ujarnya sesuai rilis yang diterima Tribun Manado, Kamis (25/7/2019).
Etwin Loleo Ketua Permapekbag mengaku jika saat ini yang perlu kembali di usik dari masyarakat adalah rasa peduli.
"Karena dewasa ini masyarakat terkesan cuek dan apatis pada peristiwa di daerah lain.
Ini yang harus kembali diingatkan, bahwa kita ini bersaudara meski memiliki perbedaan suku dan mungkin saja keyakinan," ungkap dirinya.
Sedangkan Yentri Bane Ketua BKMK UNPI Manado, mengatakan jila hasil dari aksi tersebut mencapai Rp 6 juta.