Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gantung Diri

Sebelum Mengakhiri Hidupnya, Pelajar Ini Kirim Pesan Melalui WhatsApp

Seorang pelajar ditemukan tak bernyawa pada posisi gantung diri. Pelajar tersebut berinisial PMS (15).

tribunnews
ilustrasi tali gantung diri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pelajar ditemukan tak bernyawa pada posisi gantung diri.

Pelajar tersebut berinisial PMS (15).

Dia adalah pelajar kelas XI di salah satu SMA Negeri di Klungkung.

Dia ditemukan gantung diri di kediamannya di kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung, Bali, Rabu (17/7/2019).

Sebelum mengakhiri hidup, remaja asal salah satu Desa di Kecamatan Selat, Karangasem ini sempat mengirimkan pesan WhatsApp ke ayahnya, I Wayan Putra.

Baca: Pilkada Minsel 2020, AGK Berseri-Seri Dapat Dukungan Tokoh Penting PDI Perjuangan

Baca: Merasa Hidup Tak Berarti, Wanita Hamil 4 Bulan Pilih Gantung Diri Setelah Ibunya Meninggal

Baca: Ternyata Ini Yang Menyebabkan Ribuan Ikan Naik ke Daratan di Pantai Canggu Bali

Baca: WASPADA! Pria Muda Alami Gangguan Jiwa setelah Kecanduan Bermain Ponsel, Begini Efek Buruknya

Baca: Polisi Ibukota Ini SIta 50 Liter Minuman Keras Tradisional, Laksanakan Razia Buat Jera Penjual

Paman dari PMS, Komang Astawa menceritakan, keponakannya merupakan mantan pengungsi erupsi gunung Agung, yang menetap di Klungkung.

Keluarga Made Susila membeli rumah di Klungkung dan tinggal seorang diri

"Setahu saya tidak ada masalah dia (PMS), dengan orang tuanya. Bahkan, orang tuanya membebaskan PMS untuk menempuh pendidikan di Klungkung," ujar Komang Astawa yang ketika itu berada di TKP.

Baca: Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A80, Seperti Apa 3 Kamera Putarnya?

Baca: Pedagang di Emperan Protes Cara Penertiban, Ada yang Syok Meninggal, Ini Tanggapan Kasat Pol PP

Baca: Kepala Puskesmas Bisa Mendapat Jabatan, Tetapi Harus Menyetor Sejumlah Uang, Nama Pejabat Dicatut

Baca: Boyband BTS Kembali Masuk Daftar Tokoh Paling Berpengaruh di Internet Versi Majalah TIME

Baca: Saat Pengucapan Syukur Lorong Sempit Akan Dijaga Polisi, Tujuannya Untuk Ini

Kejanggalan muncul Rabu pagi (17/7/2019).

Tiba-tiba PMS mengirimkan pesan whatsapp ke ayahnya yang merupakan Ketua LPD.

Isi dari pesan WA tersebut, meminta sang ayah agar datang ke rumahnya di Klungkung tanpa memberitahu sang ibu.

Ayahnya juga diminta mengajak seorang sopir untuk membawanya pulang.

Setelah membaca pesan whatsapp tersebut, ayah dari PMS langsung menuju rumah yang dibelinya di Perumahan Sangkan Bhuana.

Betapa kagetnya sang ayah ketika melihat putranya, PMS sudah dalam keadaan tergantung dan tidak sadarkan diri di garasi.

"Ketika itu langsung dibawa ke RSUD Klungkung dan dinyatakan meninggal. Setahu saya, tidak ada masalah sebelumnya. Tapi sifat ponakan saya ini memang agak tertutup," ungkap Komang Astawa.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved