Berita Bitung

Aparatur Sipil Negara Ini Punya Cara Jaga Lingkungan Agar Tetap Bersih

Kepedulian terhadap lingkungan terus digaungkan sejumlah elemen masyarakat, di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)

Aparatur Sipil Negara Ini Punya Cara Jaga Lingkungan Agar Tetap Bersih
Istimewa
ASN Ini Bersihkan Sampah di Sungai 

Aparatur Sipil Negara Ini Punya Cara Jaga Lingkungan Agar Tetap Bersih

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Kepedulian terhadap lingkungan terus digaungkan sejumlah elemen masyarakat, di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Seperti di Kelurahan Batuputih Bawah Kecamatan Ranowulu Kota Bitung, lewat sang inisiator melaksanakan Focus Group Discusion (FGD) dengan tema ‘Memuliakan Air Melalui Sekolah Lingkungan’.

"Iya, jadi saya sangat berkerinduan mengajak seluruh elemen masyarakat Batuputih Bawah, untuk peduli terhadap lingkungan termasuk sungai di dalamnya," kata Alfian Alouw, inisiator berdirinya sekolah sungai di Kelurahan tersebut, Senin (1/07/2019).

Kepada tribunmanado.co.id, Fian begitu dia di sapa tercatat sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Bitung tengah mewujudkan dan mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan, dengan melaksanakan FGD akhir bulan Juni 2019.

Baca: Hari Peduli Sampah Nasional, Bupati Minsel Ingatkan Lagi Jaga Kebersihan Lingkungan

Baca: Kapolda Sulut Sentil Kebersihan Lingkungan Kota Manado

Baca: Jaga Kebersihan Lingkungan, Babinsa Bersama Warga Ayong Bersihkan Drainase

Bersihkan Sampah di Sungai
Bersihkan Sampah di Sungai (Istimewa)

FGD itu berlangsung di Tangkoko Ranger Home Stay, FGD tersebut melibatkan pemerhati lingkungan Ferdy 'Epang' Pangalila sebagai narasumber, serta Lurah Batuputih Bawah Barkatrina Masala yang juga merupakan mantan anak pencinta alam Fakultas Peternakan Unsrat Manado.

Tercatat ada sekitar 50 orang yang masuk dalam komunitas sekolah sungai Kelurahan Batuputih Bawah, dibekali pengetahuan tentang lingkungan sungat dan mitigasi bencana.

Para peserta datang dari utusan SD GMIM Batuputih Bawah, SD Inpres 12/79, SMKN 4 Bitung, Komunitas 100 % Kampung Kilat, Komunitas Mercury, LPM Kelurahan Batuputih Bawah, Karang Taruna Kelurahan Batuputih Bawah, Forpis, tokoh masyarakat hingga masyarakat di bantaran sungai.

"Program ini juga merupakan bagian dari tugas inovasi Diklat kepemimpinan yang sedang saya ikuti," tambahnya.

Bersyukur harapan untuk menjadikan sekolah sungai di Kelurahan Batuputih Bawah, lewat FGD selama seharian penuh dapat diterima dengan baik.

Dimana lurah sepakat dengan program-program yang ada, langsung implemetasikan bahwa di wilayah itu selama ini biasa melakukan bersih-bersih lingkungan pada hari Jumat.

Baca: Kopda Lucky Meninggal Dianiaya, Polda: Cabut Kembali Foto dan Video Beredar di Media Sosial

Baca: Anggota TNI Kopda Lucky Meninggal Dianiaya, Ini Perintah Pangdam Merdeka Mayjen Tiopan Aritonang

Baca: Alasan Polisi tak Tampilkan 3 Tersangka Pembunuhan Anggota TNI Kopda Lucky saat Konferensi Pers

Namun dengan hadirnya program sekolah sungai akan menjadwalkan aksi bersih-bersih lingkungan diluar hari Jumat oleh perangkat kelurahan setempat.

Ditempat terpisah warga Kelurahan Batuputih Bawah, Marlen Bawawode menilai upaya untuk kepedulian lingkungan seperti ini sangat positif, mendapat banyak informasi lewat materi tentang likungan.

"Semoga langkah pemerintah kelurahan untuk melaksanakan kerja bakti jangan hanya di ruas jalan raya, melainkan ke pemukiman dan di sepanjang sungai Batuputih Bawah," kata Marlen.(crz)

Baca: Cek Harga Tiket Pertandingan Sulut United, Beli 1 Gratis 1, Lokasi Loket dan Cara Pembelian Online

Baca: Besok Pagi, Launching Sulut United di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut

Baca: 7 Fakta Kopda Lucky Tewas Dianiaya, 4 Pria Kekar Ditangkap hingga Anak Ingin Jadi Anggota TNI

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved