Regional

Program Keluarga Berencana (KB) Dihentikan di Daerah Ini, Populasi Hampir Habis & Langka

Gubernur I Wayan Koster rencanakan akan menghentikan program Keluarga Berencana (KB) demi menghormati krama di Bali.

Program Keluarga Berencana (KB) Dihentikan di Daerah Ini, Populasi Hampir Habis & Langka
bali.tribunnews.com
Ilustrasi Keluarga.1 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keluarga berencana (disingkat KB) adalah gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran.

Itu bermakna adalah perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom, spiral, IUD, dan sebagainya.

Jumlah anak dalam sebuah keluarga yang dianggap ideal adalah dua. Gerakan ini mulai dicanangkan pada tahun akhir 1970-an.

Ada pula sebuah lagu mengenai keluarga berencana yang sering dinyanyikan sejak zaman Orde Baru. Lagu ini dikenal dengan judul Lagu KB.

Dengan tujuan, meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Normal Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk.

Namun, berbeda di daerah ini, Program keluarga berencana terpaksa harus dihilangkan demi aturan keluarga yang harus menciptakan keturunan.

Lantas di daerah mana?

Seperti yang dikabarkan, Populasi Keturunan Nyoman dan Ketut di Bali sudah langka.

Pihak pemerintah Bali mengambil tindakan untuk menghormati hak Krama di Bali.

Gubernur I Wayan Koster rencanakan akan menghentikan program Keluarga Berencana (KB).

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved