Breaking News
Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bahaya Semut charlie

Viral Facebook, Semut Charlie yang Beracun pada Kulit, Cara Penanganannya Seperti Ini

Sebuah postingan tentang bahaya jika bersentuhan dengan semut charlie menjadi viral di media sosial.

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
TRIBUN STYLE
Mengenal Semut Charlie di Indonesia, Simak Bahaya Seranga Beracun yang Dikenal sebagai Tomcat 

Pada kasus penderita yang mempunyai riwayat kulit sensitif atau penderita alergi dan asma biasanya mempunyai manifestasi yang lebih berat.

Pada kasus ringan, biasanya terdapat sedikit eritema atau kemerahan di kulit yang berlangsung selama beberapa hari.

Dalam kasus sedang, eritema berkembang menjadi vesikel dan bula atau timbul bintil berisi cairan mulai kecil dan melepuh melebar selama beberapa hari.

Selanjutnya, diikuti dengan tahap skuamosa ketika lepuh mengering lebih dari seminggu, dan kemudian meninggalkan bercak hiper-atau hypopigmented.

Informasi terkait semut charlie yang beredar melalui Facebook.
Informasi terkait semut charlie yang beredar melalui Facebook. (FACEBOOK.COM/PUBLIC HEALTH MALAYSIA)

Pada kasus yang berat, di samping menunjukkan kemerahan dan kulit melepuh lebih luas, dapat menunjukkan gejala tambahan, seperti demam, nyeri persarafan (neuralgia), nyeri tulang (arthralgia), dan muntah.

Biasanya, ada sedikit ketidaknyamanan akibat dermatitis, mulai ringan sampai sedang bila terkena sentuhan.

Individu yang terkena mungkin secara tidak sengaja mentransfer cairan paederin ke area lain dari tubuh, seperti alat kelamin atau wajah.

Jika cairan tersebut terkena tangan dan penderita menggosok mata di daerah sekitar mata maka akan terjadi konjungtivitis kejadi ini pernah dilaporkan di Afrika timur yang disebit dengan istilah "Nairobi eye".

Baca: Jelang Indonesia Open 2019: Daftar Lengkap Pemain Unggulan, Jonatan dan Marcus/Kevin Ikut Serta

Baca: Jadwal MotoGP Belanda 2019, Apakah Jack Miller yang Akan Dampingi Dovizioso di Ducati Musim Depan?

Serangga tomcat otomatis akan mengeluarkan cairan apabila terjadi sentuhan atau benturan dengan kulit manusia secara langsung.

Bisa juga dengan sentuhan tidak langsung melalui handuk, baju atau alat lain yang tercemar oleh racun tomcat tersebut.

Itu sebabnya, jika sudah terkena dermatitis otomatis seperti seprei, sarung bantal, handuk maupun alat-alat yang diduga terkena racun tomcat harus dibersihkan.

Pencegahan dan penanganan

Hindari kontak langsung dengan hewan ini.

Kontak langsung dengan hewan ini sama saja dengan menempelkan kulit pada racun.

Biasanya kulit akan terasa panas disusul dengan munculnya bintik-bintik gatal, berair dan juga bekas hitam di kulit.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved