Piala AFC 2019
VIDEO Aksi Tendangan Kung Fu Pemain Becamex ke Gelandang PSM Makassar, Langsung Berbuah Kartu Merah
Dalam pertandingan itu, PSM Makassar harus menelan kenyataan pahit setelah kalah 0-1 dari Becamex Binh Duong.
Penulis: Reporter Online | Editor: Gryfid Talumedun
Selain terlambatnya digantikan Guy, sejumlah pihak juga menilai Darije terlalu lama menyimpan Eero Markkanen di bangku cadangan.
Striker asal Finlandia yang merupakan top skor PSM sejauh ini di Piala AFC dengan lima golnya baru dimainkan pada menit 84' menggantikan Rizky Pellu.
Baca: Sempat Pegang Tangan Suami, Yeni Hilang Terseret Arus di Parit

Masuknya Eero tak banyak membantu Laskar Pinisi yang sudah tertingal satu gol pada menit 80'.
Namun terkait dengan strategi pergantian pemain itu, Darije memiliki alasan tersendiri.
"Saya rasa tidak ada masalah dengan pemain nomor 39 (Guy)," ujarnya.
Penyerang Deadlock
Bermain dengan 10 pemain Becamex Binh Duong berhasil menekuk 1-0 PSM Makassar. Kemenangan Becamex ini tak terlepas dari buruknya skema serangan anak asuhan Darije Kalezic.
PSM memiliki peluang besar menang di leg pertama Semifinal Zona Asean Piala AFC yang berlangsung di Stadion Go Doun, Vietnam, Rabu (19/6). Ini lantaran Becamex harus bermain dengan 10 pemain di menit 50'.
Winger Becamex, T Nguyen, diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar Rasyid Bakrie dengan keras. Sebelum bermain dengan 10 orang, Becamex ditahan tanpa gol saat babak pertama.
Pada babak pertama kedua tim bermain cukup hati-hati. Sehingga peluang membahayakan dari PSM maupun Becamex tak tercipta.
Setelah bermain dengan 10 pemain, Becamex mengendorkan serangan bahkan cenderung bertahan. Hanya saja Wiljan Pluim Cs tak memanfaatkan momen tersebut.
Ini terlihat dari statistik laga. Dimana secara penguasaan bola PSM hanya unggul tipis 51 persen sementara Becamex 49 persen.
Lini serang PSM pun sepertinya tak mengalami perkembangan meskipun unggul jumlah pemain. Rapatnya lini pertahanan Becamex membuat PSM tak sekalipun mampu melepaskan tendangan mengarah ke gawan dari 10 kali percobaan.
Padahal tim berjuluk Laskar Pinisi ini telah melakukan pergantian pemain dengan memasukan dua striker sekaligus yakni Ferdinand Sinaga dan Eero Markkanen. Ferdinand memiliki satu peluang dalam kotak finalti tetapi sepakan setengah volinya masih melambung tinggi.
Memanfaatkan kondisi frustasi skuad PSM, Becamex mampu menciptakan dua peluang emas. Dimana satu diantaranya berbuah gol pada menit 80'.