Indahnya Laut Sulut
Ini Cerita Ulva Takke Yang Temukan Terumbu Karang mirip Borobudur di Dasar Laut
Pada agenda hari terakhir yakni Underwater Eco Tour di Mimpi Indah Resort, Pulau Bangka, tampak personel dari Suara Pulau ikut menyelam.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada kegiatan penggalangan dana untuk membantu program belajar bersama alam di Sulawesi Utara, Kaka Slank tak sendirian.
Sejak Jumat (07/06/2019) hingga Minggu (09/06/2019), ada Yayasan Suara Pulau yang selalu menemani.
Pada agenda hari terakhir, yakni Underwater Eco Tour di Mimpi Indah Resort, Pulau Bangka, Sulawesi Utara, tampak personel dari Suara Pulau ikut menyelam.
Ulva Takke, Pendiri Yayasan Suara Pulau, pun demikian.
Nah, ini cerita Ulva Takke mengenai alasan dirinya suka laut hingga ada pemandangan alam bawah laut di Pulau Bangka yang luar biasa indah.
Ulva mengaku pernah menemukan lokasi diving (menyelam) yang menakjubkan.

1. Apa yang membuat Ulva suka dengan laut?
Saya suka air dari kecil. Hobi suka bermain air dan berenang.
Dan dari dulu selalu dekat dengan air.
Waktu itu, di Sulawesi Selatan kami dekat dengan Danau Matano.
Dan kemudian setelah saya kuliah di Sulut, saya memulai diving.

2. Menurut Ulva kenapa laut itu harus dilindungi?
Kita semua kan butuh udara, oksigen untuk bernapas.
Yang saya tahu, 70 persen oksigen berasal dari laut.
Bayangkan jika itu hilang, apa yang akan terjadi.
Apakah kita akan berjalan di darat dengan tabung kemudian isi ulang.
Bisa dibayangkan seperti itu.
Makanya, saya berpikir bahwa laut ini harus segera kita lindungi, karena sudah semakin besar kerusakan yang terjadi.
Dan itu dari kita manusia.
Makanya, ayuk berhenti merusak laut sebelum terlambat.
3. Selama ini menyelam, apa saja yang menarik dilihat?
Di Bangka terumbu karangnya sangat menarik.
Ada yang menjadi favorit saya di Batu Saung.
Itu kalau saya diving serasa pergi ke Borobudur. Tetapi, itu dalam laut.
Batunya tersusun seperti piramida yang tertutupi terumbu karang dan dipenuhi dengan berbagai jenis ikan.
4. Sudah pernah bertemu dengan hewan langka apa saja?
Dugong, hiu, paus. Ada beberapa jenis hius yang di terumbu karang. Ada juga penyu.
5. Apa yang sudah dilakukan Ulva selama ini untuk melindungi laut?
Yang saya bisa, saya kampanye terus dan saya kerja.
Saya hanya melakukan yang bisa saya lakukan.
Dan mencoba memanggil semua orang untuk mencintai laut.
6. Menurut Ulva apa yang harus pemerintah lakukan untuk melindungi laut?
Dengan pemerintah kita perlu sekali kerja sama dan bantuannya.
Karena mereka yang membuat aturan.
Untuk itu, dengan bantuan pemerintah, mari kita galang bersama tekad untuk menyelamatkan lingkungan laut.
7. Apa harapannya ke depan untuk laut dan keindahannya?
Akan terus seperti ini dan lebih baik lagi.
Bagaimana kita bisa mengelola laut tanpa harus menjual dan mengeksploitasinya secara berlebihan. (dik)