Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PD Hilang Kursi di Sulut Demi Prabowo, BPN: Nggak Usah Caper

Partai Demokrat ramai di pusaran isu politik nasional. Belakangan Wasekjen Demokrat Andi Arief merasa partainya dijadikan

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Warta Kota/henry lopulalan/Tribunnews.com
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono bersama Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan usai melakukan petemuan tertutup di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2018). Dalam pertemuan tersebut partai Demokrat dan partai Gerinda bersepakat untuk memenangkan pemilu presiden dan legislatif pada pemilu 2019. 

Dari menunggu ke mendatangi. Dari biasanya pasif ke aktif. Belajar dari berbagai pengalaman terlambat secara politik dalam beberapa kasus terakhir, mengakibatkan strategi politik harus diubah. Bila selama ini lebih banyak menunggu, saatnya langsung menjemput. Strategi tersebut sesuai dengan usia AHY dan dinilai lebih ampuh.

Pertemuan antara AHY dengan Jokowi merupakan langkah untuk mengkonsolidasikan posisi Partai Demokrat pasca-pencoblosan. Dalam pertimbangan itulah, maka saya melihat seluruh langkah AHY ataupun SBY pasca-pencoblosan adalah langkah taktis untuk konsolidasi posisi AHY dan umumnya posisi PD.

Pertemuan terakhir saat AHY bersilaturahim dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/6/2019). AHY datang bersama istrinya, Anissa Pohan, Edhie Baskoro Yudhoyono dan istrinya Siti Aliyah Rubi Rajasa.  (Tribun/dtc/kps)

Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved