Berita Viral
Gara-gara Aplikasi WeChat, Pria Cekik Leher Wanita Short Time Hingga Digebuk Warga, Ini Kronologinya
Sekolompok warga menganiaya seorang pria hingga babak belur gara-gara teriakan wanita...
Penulis: Reporter Online | Editor: Rhendi Umar
Sebelum kejadian terungkap, masyarakat Gampong Ulle Madon, dikejutkan dengan teriakan seorang anak yang mengatakan akan dibunuh.
Dilansir dari Serambinews.com (grup banjarmasinpost.co.id), kejadian tragis itu terjadi pada Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.
Setelah didatangi warga ke kediamannya, didapati tiga orang anggota keluarga anak itu telah menjadi mayat.
"Yang meninggal itu istri dan dua orang anaknya, sampai sekarang kita masih memburu pelaku yang diduga suami ketiga si ibu," ucap Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang.
Hingga saat kini belum diketahui motif pembunuhan sadis itu.
Identitas ketiga korban pembunuhan juga masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Anaknya kita belum tau nama dan usianya, yang kita tau nama si ibu itu Ira," jelasnya.
Menurut informasi yang dihimpun, salah seorang korban anak tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh terendam dalam bak mandi.
Melihat kejadian tersebut, anaknya yang lain terkejut dan lompat dari jendela untuk meminta pertolongan warga.
"Anaknya ada 4 orang, satu tadarus di mesjid sempat ketemu ayahnya sekitar jam 09.00 WIB, yang satunya berhasil kabur itu sampai sekarang masih trauma jadi belum bisa kita ajak bicara," demikian AKP Indra.
SUBSCRIBE YOU TUBE TRIBUN MANADO:
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Bertengkar Dengan Wanita Short Time Gara-gara Tarif, Pria Ini Digebuki Warga hingga Gagal Berlebaran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-dc.jpg)