Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Gara-gara Aplikasi WeChat, Pria Cekik Leher Wanita Short Time Hingga Digebuk Warga, Ini Kronologinya

Sekolompok warga menganiaya seorang pria hingga babak belur gara-gara teriakan wanita...

Penulis: Reporter Online | Editor: Rhendi Umar
Shutterstock
Ilustrasi Penganiayaan - DC 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekolompok warga menganiaya seorang pria hingga babak belur gara-gara teriakan wanita.

Setelah diketahui ternyata masalah ini karena tarif kencan yang tidak sesuai yang disepakati.

Dilansir dari Sripoku (grup Tribun Manado), pria bernama Riko asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengaku berkenalan dengan RR melalui aplikasi chatting WeChat.

“Kesepakatannya kalau nginap dari jam 12 malam sampai pagi Rp1,2 juta, kalau short time (waktu singkat) Rp500 ribu. Lokasi atau tempatnya, di kos-kosan cewek itu di daerah Dwikora,” ungkapnya, Minggu (2/6/2019).

Dia mengaku sempat berhubungan sekali namun RR menolak kesepakatan untuk menginap sampai pagi, namun tetap meminta dibayar Rp1,2 juta.

Pelaku marah karena korban bersikeras minta Rp1,2 juta untuk short time.

Baca: Playboy Meninggal Dunia, 40 Pacarnya Datang Melayat, Suasana Haru Berubah Saat Dokter Sebut HIV/AIDS

Baca: Profil Suami Baru Angelina Sondakh yang Menikah Siri di Penjara, Ini Penjelasannya

Baca: Kisah Ani Yudhoyono, Pernah Jualan Es Mambo Hingga Menangis Tengah Malam Karena SBY

Emosi, dia kemudian menampar korban lalu mencekik leher hingga membuat RR berteriak cukup kencang.

“Dari situlah saya marah. Saya sudah coba bicara baik-baik sama cewek itu, tapi dia tetap berkeras mau dibayar Rp1,2 juta untuk short time. Jelas saya keberatan, jadinya khilaf dan dia saya tampar lalu cekik lehernya,”katanya.

Teriakkan RR, membuat penghuni kos-kosan serta warga langsung menghampiri mereka dan menghakimi Rikki hingga babak belur. Tak hanya dipukuli, pelaku juga mengaku kehilangan sejumlah uang yang akan digunakan untuk membelikan baju lebaran keluarganya.

“Seharusnya warga tanya dulu apa persoalannya, jangan asal gebuki saja. Semua uang saya Rp1,8 juta yang ada di dompet hilang, padahal saya mau beli pakaian lebaran dan pulang menemui anak dan istri di Cianjur. Saya khilaf, Pak. Saya baru pertama kali main cewek, itu juga karena iseng buka WeChat,” bebernya.

Wakasat Reskrim Polresta Palembang AKP Ginanjar Aliya Sukmana, membenarkan adanya tersangka penganiayaan yang diserahkan warga ke Unit Reskrim Polresta Palembang.

“Benar, dia diserahkan warga semalam. Katanya karena menganiaya seorang wanita di kos-kosan. Sekarang masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Unit Reskrim,” ungkap Ginanjar.

Suami Habisi Istri Pakai Tangan Kosong karena Kesal Minta Rp 700 Ribu Sekali Berhubungan Badan

Seorang suami bernama Imam Kunarsio (54) ditangkap oleh Kepolisian karena tega membunuh istrinya,  Heni Darsita (43), Rabu (15/5/2019) malam.

Sang suami punya alasan tersendiri hingga membunuh suaminya..

Imam mengaku tega membunuh istrinya karena rasa dendam sering disalahkan oleh korban. Imam mengatakan bahwa istrinya menuduhnya menyembunyikan barangnya.

Bahkan karena sering cekcok, Imam mengaku korban sering menuntut untuk diceraikan.

Namun dari sejumlah alasan, diduga tindakan korban meminta bayaran setiap berhubungan badan menjadi motif utama Imam membunuh Heni.

"Sekali berhubungan dia minta bayaran Rp700.000. Iya (itu pengakuan pelaku)," ucapnya.

Sebelum kejadian, korban disebutkan juga sempat berusaha untuk membunuh pelaku.

"Korban sempat memegang pisau. Tapi, sempat ditepis dan mengenai jari kelingking tersangka," ujarnya.

Pelaku membunuh korban dengan cara dipukul dengan tangan kosong, tanpa menggunakan senjata.

Baca: Pemuda 24 Tahun Meninggal, 40 Pacarnya Melayat, Suasana Panik saat Dokter Umumkan Penyakit HIV/AIDS

Baca: Ramalan Zodiak Rabu 5 Juni 2019: Libra Memesona tapi Cancer Sentimentil

Baca: Contoh Ucapan Selamat Idul Fitri, Ada Bahasa Arab, Inggris, Jawa, Bagikan ke Facebook dan WhatsApp

Diduga korban meninggal dunia karena kehabisan darah karena luka yang diakibatkan benturan di tembok kamar mandi.

Jenazah Heni Darsita pun ditemukan bersimbah darah di kamar mandi rumahnya di Komplek BTN Praja Nirmala, Blok E RT 17/03 pada Kamis (16/5/2019).

Diketahui korban merupakan mantan istri seorang anggota DPRD Ketapang.

Pelaku merupakan suami kedua korban yang baru menikahinya sekitar satu tahun.

Pembunuhan 1 Keluarga yang Dibunuh Kepala Rumah Tangga

Seorang ibu dan dua anaknya ditemukan sudah menjadi mayat di Desa Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Selasa (7/5/2019) dini hari.

Dugaan sementara pelaku pembunuhan adalah suami atau ayah dari dua korban tewas, yang menghilang usai kejadian.

Sebelum kejadian terungkap, masyarakat Gampong Ulle Madon, dikejutkan dengan teriakan seorang anak yang mengatakan akan dibunuh.

Dilansir dari Serambinews.com (grup banjarmasinpost.co.id), kejadian tragis itu terjadi pada Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.

Setelah didatangi warga ke kediamannya, didapati tiga orang anggota keluarga anak itu telah menjadi mayat.

"Yang meninggal itu istri dan dua orang anaknya, sampai sekarang kita masih memburu pelaku yang diduga suami ketiga si ibu," ucap Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang.

Hingga saat kini belum diketahui motif pembunuhan sadis itu.

Identitas ketiga korban pembunuhan juga masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Anaknya kita belum tau nama dan usianya, yang kita tau nama si ibu itu Ira," jelasnya.

Menurut informasi yang dihimpun, salah seorang korban anak tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh terendam dalam bak mandi.

Melihat kejadian tersebut, anaknya yang lain terkejut dan lompat dari jendela untuk meminta pertolongan warga.

"Anaknya ada 4 orang, satu tadarus di mesjid sempat ketemu ayahnya sekitar jam 09.00 WIB, yang satunya berhasil kabur itu sampai sekarang masih trauma jadi belum bisa kita ajak bicara," demikian AKP Indra.

SUBSCRIBE YOU TUBE TRIBUN MANADO:

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Bertengkar Dengan Wanita Short Time Gara-gara Tarif, Pria Ini Digebuki Warga hingga Gagal Berlebaran

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved