Informasi Kesehatan
Apa itu Diet Lazy Keto? Diklaim Bisa Lebih Mudah dan Sederhana Dalam Program Diet, Ini Faktanya
Melacak kalori butuh waktu intensif dan tentu saja sangat rumit. Dengan variasi diet keto ini, kita hanya perlu fokus pada karbohidrat.
"Karbohidrat menawarkan sumber glukosa langsung, begitu pula dengan protein," ucap Chris Mohr, seorang konsultan kesehatan.
Menurut dia, makan terlalu banyak protein menyebabkan tubuh membentuk glukosa dari protein melalui proses yang disebut glukoneogenesis.
"Ini manfaat bagus dari protein yang diperlukan untuk memperbaiki dan membangun otot, tetapi terlalu banyak bisa membuat tubuh keluar dari ketosis,” tambah dia.
Jika kita tak menghitung atau mengatur asupan protein, bisa saja kita terlalu banyak mengonsumsinya dan membuat tubuh keluar dari ketosis.
Tidak melacak asupan lemak juga bisa membuat tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup.
Lemak memiliki kalori lebih banyak daripada asupan nutrisi lainnya dan dicerna lebih lambat.
Inilah yang membuat kita merasa kenyang lebih lama.
Baca: 4 Faktor Penyebab Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Sempat Dirawat Intensif Selama 4 Bulan di Singapura
Dengan kata lain, asupan lemak yang tidak memadai dapat membuat kita merasa lapar sepanjang hari.
Lemak juga membantu tubuh menyerap vitamin-vitamin kunci yang larut dalam dari makanan.
Jadi, lemak turut berkontribusi dalam penurunan berat badan.
Jika kita merasa tak cocok dengan diet keto asli yang ketat, "lazy keto" bisa menjadi alternatif untuk menurunkan berat badan.
Mulailah dengan mengevaluasi berapa banyak karbohidrat, protein dan lemak yang dibutuhkan dalam sehari.
Setelah itu, pahami cara penghitungan karbohirat.
Hindari makanan berupa roti dan pasta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/diet-2233.jpg)