Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ujaran Kebencian

VIRAL MEDSOS: Penyebab Teks Display SPBU Sebarkan Ujaran Kebencian pada Jokowi-Megawati, Ada 7 Saksi

Periksa 7 Saksi, Pihak Polisi ungkap Penyebab atas kejadian yang menghebohkan ini.

Penulis: Reporter Online | Editor: Frandi Piring
Kolase/Tribunnews/MataNajwaTrans7/Twitter
Kolase Megawati dan Jokowi - Viral Running Text SPBU 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Viral Nama Jokowi dan Megawati tertulis di totem sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Papan display informasi elektronik milik SPBU Pertamina ini menuliskan sebuah penghinaan terhadap dua tokoh bangsa tersebut.

Nama Jokowi dan Megawati muncul di Papan totem display LED tempat menampilkan daftar harga BBM di SPBU Pertamina pada umumnya.

Secara tiba-tiba tercantum Running Text yang mengandung ujaran kebencian kepada Presiden Jokowi dan mantan Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri.

Atas kejadian ini, mengakibatkan para warga berkumpul melihat peristiwa yang menghebohkan itu.

Disaat bersamaan pun, para warga merekamnya melalui handphone untuk mengabadikan kejadian itu.

Video rekaman warga running text ini pun langsung viral di media sosial.

Melihat suasana semakin heboh, Papan display langsung dimatikan setelah diketahui satpam sekitar satu menit kemudian.

Seperti yang dikutip TribunManado.co.id dari TribunBatam.id, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo membenarkan kabar tersebut.

"Betul, papan totem display LED milik SPBU Pertamina Marelan diretas," kata Roby, Sabtu (25/5/2019).

Roby menjelaskan peretasan itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Tak lama berselang setelah pergantian giliran kerja.

Petugas sekuriti baru tahu fasilitas di SPBU itu dibajak setelah melihat warga yang bergerombol di depan Totem.

"Totem dimatikan. Langsung di -hard reset untuk dimatikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Roby menyebutkan SPBU yang diretas dikelola oleh mitra Pertamina berstatus SPBU DODO (Dealer Owned Dealer Operate) milik swasta dengan nomor seri SPBU 142021141.

Untuk antisipasi secara menyeluruh, pada Jumat (24/5/2019) pagi, Pertamina sudah menurunkan Tim IT Security untuk memeriksa di lokasi.

Kemudian Tim IT Security sudah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan display LED di Totem.

"Untuk sementara ini dalam meningkatkan keamanan, Totem-Totem yang ada di SPBU seputaran Kota Medan yang memiliki Totem itu semua dinonaktifkan. Paralel kami tingkatkan Security terhadap sistemnya, untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang," pungkas Roby.

Kasus ini mendapat perhatian dari manajemen pusat Pertamina.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman menjelaskan terkait kejadian peretasan diketahui pada Kamis (23/5/2019) pukul 22.00 WIB.

"Pihak SPBU bertindak cepat dan segera menonaktifkan display totem," ujar dia ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (25/5/2019).

Dia mengatakan, pihak SPBU langsung merubah sistem yang mengendalikan display totem.

Pertamina pun menginformasikan insiden ini kepada SPBU-SPBU lain untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

"Pantauan pagi ini, totem sudah non aktif dan tidak menampakkan display.

Pertamina masih berkoordinasi internal untuk menentukan langkah lebih lanjut," ujar Fajriyah.

7 Saksi Diperiksa Polisi

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico Lavian Chandra mengatakan, pihaknya telah memeriksa beberapa orang dan menyita barang bukti.

''Sudah ada yang kami periksa sekitar tujuh orang. Pegawai SPBU termasuk manager kami periksa semua dan di dalami masing-masing," kata AKP Jerico via telepon seluler, Sabtu (25/5/2019).

Terkait adanya dugaan sabotase, Jerico menuturkan bahwa semua kemungkinan bisa saja terjadi.  

Karena saat ini semuanya dalam kasus ini sedang didalami.

"Kemarin itu baru kami cek ternyata routernya itu, Wifi-nya masih memakai password default. Jadi belum dia ganti masih pakai password lama yang pertama sekali dikasih oleh vendor," ungkap Jerico.

"Kemungkinan siapa saja bisa terkait. Intinya sejauh ini kami masih mendalami kasus ini untuk mencari tahu siapa pelakunya," tambahnnya  

Ini Videonya:

Berita Terkait :

Baca: Kasus Ujaran Kebencian: Pilot Ajak Perang Momen 22 Mei Lewat Medsos Ditangkap Polisi

Baca: Laporan Pengajuan Ujaran Kebencian & Rencana Makar Politikus Gerindra

Baca: Diduga Dosen, Ternyata Caleg Gagal Sebarkan Ujaran Kebencian People Power, Ini Tujuan Ucapannya

 

Like Halaman Fan Page Facebook Tribun Manado :

Berita Terpopuler:

 

Baca: (VIDEO) Mayat Wanita Disetubuhi Teman Facebook, Berawal dari Ngabuburit dan Baru Kenal 2 Bulan

Baca: #JusticeForAudrey, Begini Nasib Para Pelaku

Baca: Mama Sibuk Main dengan Bos, Anak Tewas Terpanggang & Ibu Muda Berhubungan Intim Sama Anak 4 Tahun

Follow Instagram @tribunmanado :

 

Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul: Pertamina Sebut Papan Info SPBU di Medan yang Tampilkan Ujaran Kebencian Pada Jokowi yang diolah TribunManado.co.id dengan judul: 

Subscribes Channel Youtube Tribun Manado :

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved