Teknologi
Pakai VPN, Uang Rekening Raib, Hati-hati dengan Serangan Man In The Middle
Setelah akses ke medsos dibatasi oleh pemerintah, warganet Indonesia ramai-ramai menggunakan Virtual Private Network (VPN).
Jika Anda menggunakan VPN secara gratis, maka Anda perlu waspada akan adanya penjualan data secara ilegal.
Dikutip dari TribunSolo dari beberapa sumber, penyedia layanan VPN gartis diduga melakukan penjualan data secara ilegal ke pihak-pihak tertentu.
Pihak-pihak tertentu tersebut seperti korporasi pengirim spam e-mail maupaun dan hacker.
2. Menggunakan IP Adress sebagai network Endpoint.
Network Endpoint ini berguna untuk meningkatkan bandwith layanan VPN untuk meningkatkan kecepatan internet pemakai internet lainnya
Bahkan, beberapa sumber menyebut ada kemungkinan Network Endpoint dijual.
3. Serangan 'Man In The Middle'
Resiko lainnya saat menggunakan VPN gratis adalah munculnya man in the middle yang merupakan serangan pada sistem komputer yang saling berhubungan satu sama lain.
Penyerang muncul sebagai penengah dalam jalur komunikasi yang bertujuan untuk membaca, membajak, mencurti data, tau bahkan menyisipkan malware.
4. Potensi Data Pribadi dan IP Adress Bocor
Menggunakan VPN secara gratis dapat menimbulkan potensi bocornya data pribadi dan IP Adress.
Hal tersebut berbahaya lantaran, jika IP Adress diketahui maka berpeluang besar menjadi target penyerangan malware dan hacker.
Banyak pula penyedia layanan VPN gratis yang didapatkan melalui iklan yang dipasang pada website mereka.
Hal tersebut membuat bahaya Adware juga bisa saja mengancam.
Diberitakan sebelumnya, dampak penggunaan VPN dirasakan oleh Mimin (34), warga Jalan Ciledug, Kecamatan Garut Kota.