Dunia Hewan

Nyamuk Tak Akan Salah Menggigit Kulit Manusia, Ini Rahasianya

Nyamuk tak akan salah menggigit kulit manusia karena memiliki sesuatu di antenanya. Dia bisa membaui keringat manusia.

Nyamuk Tak Akan Salah Menggigit Kulit Manusia, Ini Rahasianya
shutterstock
Ilustrasi nyamuk. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gigitan nyamuk terkadang tak bisa kita hindari. Bahkan kerap kali, kita baru menyadari setelah ada bentol gatal. 

Lantas, bagaimana cara nyamuk dapat mengetahui posisi Anda, bahkan saat tidur dalam kegelapan sekali pun?

Penelitian terbaru mengungkap bagaimana cara nyamuk dapat mendeteksi keringat manusia.

Tim peneliti dari Florida International University, Miami, berhasil menemukan protein IR8a di antena nyamuk.

Protein itu yang bertanggung jawab untuk mengenali keringat manusia.

Jika keberadaan protein ini dihilangkan, maka nyamuk akan mengalami kebingungan saat mencari mangsa.

Baca: Muzakar Ambruk Terkena Tembakan Mr X saat Hendak Tarawih

Baca: Sebuah Piring Kertas Laku Rp 322 Juta dalam Lelang, Vokalis Nirvana Penyebabnya

Baca: Setelah Mendekam 33 Tahun di Penjara, Pria Ini Dinyatakan Tak Bersalah

“Kulit kita beserta berbagai mikroba yang singgah di permukaan kulit menghasilkan begitu banyak asam laktat.

"Asam laktat ini menyusun sebagian besar aroma khas manusia yang dikenali nyamuk,” ujar Matthew DeGennaro, peneliti yang terlibat dalam studi ini, dilansir dari Science News, Selasa (21/5/2019).

Sebenarnya, keberadaan protein pendeteksi ini telah lama diduga sebelumnya.

Sejak tahun 1960, para peneliti telah memprediksi bahwa asam laktat merupakan petunjuk utama yang digunakan oleh nyamuk untuk mencari lokasi manusia terdekat.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved