Seks Edukasi
Bermanja-manja dengan Pasangan Saat Puasa, Termasuk Ciuman dan Pelukan, Bolehkah?
Berpuasa juga berarti menahan syahwat dan segala godaan duniawi, seperti hawa nafsu terhadap pasangan, baik itu kepada suami maupun istri.
“Hari ini aku melakukan suatu kesalahan besar, aku telah mencium istriku padahal sedang berpuasa”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Bagaimana pendapatmu jika kamu berpuasa kemudian berkumur-kumur?”
Aku menjawab, “Seperti itu tidak mengapa.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lalu apa masalahnya?“
(HR. Ahmad 1/21. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim)
Hadits tersebut menyebut bahwa mencium atau memeluk pasangan diibaratkan berkumur.
Berkumur-kumur tidak akan membatalkan puasa selagi airnya tidak tertelan.
Jika airnya tertelan, maka hal itu dapat membatalkan puasa.
Begitu juga dengan mencium atau memeluk pasangan saat berpuasa.
"Namun, ketika pelukan atau ciuman itu berkelanjutan menjadi hubungan suami istri atau keluarnya air mani, maka itu akan membatalkan puasa," tutup Nashiruddin. (Tribunnews.com/Citra Anastasia)
Baca: Ada Loh Cara yang Bisa Kita Dilakukan untuk Menahan Haus Saat Puasa, Apa Aja Sih? Cek Sekarang
Baca: Ayah dan Ibu Verrell Bramasta Tertangkap Kamera Saat Buka Puasa Bersama, Rujuk?
Baca: Buka Puasa, Bolehkah Minum Teh Saat Perut Kosong?
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mencium atau Memeluk Pasangan saat Berpuasa, Bagaimana Hukumnya? Simak Penjelasannya!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Bermanja-manja-dengan-Pasangan-Saat-Puasa.jpg)