Pilpres 2019

Aksi 22 Mei, Rembuk Nasional Aktivis 98 Tak Turun ke Jalan

Jelang 22 Mei 2019 Rembuk Nasional Aktivis (RNA) 98 mendapat instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Aksi 22 Mei, Rembuk Nasional Aktivis 98 Tak Turun ke Jalan
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Sekjen Persatuan Nasional 98, Adian Napitupulu bersama Rembuk Nasional Aktivis (RNA) 98 saat jumpa pers di Graha Pena 98, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jelang 22 Mei 2019 Rembuk Nasional Aktivis (RNA) 98 mendapat instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Instruksi tersebut yakni mengenai rencana pengerahan 5.000 aktivis 98.

Hal itu untuk mengawal suara rakyat di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019.

Sekjen Persatuan Nasional 98, Adian Napitupulu mengatakan, aktivisi 98 belum bisa turun langsung ke jalan mengawal suara rakyat di KPU.

Baca: Tinggal Dua Hari Lagi Partai Demokrat Dalam Koalisi Adil dan Makmur

Baca: Berikut Ini Titik Penukaran Uang Pecahan Kecil dalam Rangka Idul Fitri 1440 H

Hal itu sesuai amanat Presiden Jokowi yang meminta RNA 98 untuk tidak mengerahkan massa serta menyerahkan semuanya kepada mekanisme konstitusi.

"Kita pertama tidak perlu turun ke jalan besok. Tapi saya minta kepada teman-teman karena kita tidak turun ke jalan membuat kita menurunkan tingkat kewaspadaan dan kesiagaan kita," kata Adian Napitupulu saat jumpa pers di Graha Pena 98, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).

Adian pun mengatakan, instruksi agar aktivis 98 tak turun langsung kejalan sekaligus membuka mata masyarakat dan dunia, pihak mana yang ingin melawan konstitusi.

Baca: Info Pergerakan 5.000 Santri Buntet ke Jakarta Hoaks

Baca: Berikut Ini Titik Penukaran Uang Pecahan Kecil dalam Rangka Idul Fitri 1440 H

Ia juga berharap, tidak terjadi kerusuhan usai penetapan hasil Pemilu oleh KPU tanggal 22 Mei 2019, mendatang.

Terlebih, pendukung 02 Prabowo-Sandi yang mengatasnamakan Gerakan Kedaulatan Rakyat akan turun kejalan menolak hasil Pemilu 2019.

"Saya sangat percaya kepada kekuatan TNI-Polri untuk mampu menjaga keamanan bangsa ini, dan artinya itu sudah teruji," ucap Adian.

Namun, RNA 98 juga telah mengistruksikan para aktivis 98 se-Indonesia tetap Siaga 1 mengawal hasil KPU.

Sehingga, suatu saat dibutuhkan dan diinstruksikan langsung oleh Presiden Jokowi, RNA 98 siap turun kejalan mengawal suara rakyat.

"Situasi berjalan biasa, tapi siap siaga di tempat masing-masing, jangan putuskan komunikasi, kalau dibutuhkan kita bergerak," jelas Adian.

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Aktivis 98 Siaga 1 Jelang Pengumunan KPU 22 Mei

Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved