Berita Heboh

Pria Berusia 52 Tahun Tebas Teman Sekampung hingga Tewas Gara-gara Ditanya Kapan Anaknya Menikah

Seorang pria membunuh teman sekampungnya gara gara tersinggung saat ditanya kapan anaknya menikah?

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Aldi Ponge
KOLASE TRIBUNMANADO/ISTIMEWA
Tersangka penganiayaan menggunakan sajam hingga menyebabkan korban jiwa diamankan petugas (pegang barang bukti) dan foto korban 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pria menebas teman sekampung hingga tewas, hanya gara-gara tersinggung saat ditanya kapan anaknya akan menikah.

Pertanyaan kapan anakmu akan menikah membuat si pria kalap karena ia tak suka urusan pribadinya dicampuri.

AM alias Aswin (52) menghabisi teman sekampungnya karena jengkel saat ditanya kapan anaknya akan menikah. 

Aswin menebas temannya Ari Kongingi (47) menggunakan parang, Sabtu (18/5/2019) jam 22.00 wita, 

Kedua pria tersebut sekampung dan sama-sama petani.

Baca: Sejarah Islam di Manado Tak Lepas dari Kisah Dua Masjid Ini

Baca: Pria Tewas Usai Alat Vitalnya Digigit Buaya, Jala Ikan yang Membawa Petaka

Baca: HEBOH, Sepasang Kekasih Lakukan Hubungan Intim Disiarkan Live Facebook, Ini Kronologinya

Baca: Rekan Duet Lucinta Luna Ditangkap Polisi, Terkuak Nama Aslinya Muhammad

Baca: Steve Emmanuel Terancam Vonis Mati, Inilah Kisah Permintaan Terakhir Terpidana Mati Paling Fenomenal

Baca: Tokoh dengan Istri Terbanyak, Ada yang Menikahi 158 wanita, Sampai Punya Lebih dari 1.000 Pasangan

Peristiwa itu berawal saat tersangka Aswin pergi ke rumah korban Ari Kongingi di lingkungan I Kelurahan Wawali, Kecamatan Ratahan, Minasahasa Selatan, Sulawesi Utara, Sabtu (18/5/2019) jam 22.00 wita.

Tersangka datang untuk membeli minuman keras jenis cap tikus.

Saat transaksi jual beli, tersangka dan korban sempat berbincang dengan akrab.

Namun, suasana berubah saat korban bertanya kepada tersangka soal pernikahan anak tersangka. 

"Kapan anakmu akan menikah?" tanya Ari Kongingi kepada Aswin.

Pasalnya, pacar anak Aswin sudah hamil.

Ditanya seperti itu, tersangka pun naik pitam. Ia meminta korban Ari tak mencampuri urusan pribadi keluarganya.

"Jangan ikut campur, itu urusan keluarga saya," ujar tersangka.

Tersangka Aswin langsung kembali ke rumahnya.

Namun, kemungkinan  korban Ari tersinggung atas ungkapan Aswin yang meminta dia tidak mencampuri urusan pribadinya.

Ari berjalan membuntuti tersangka dari belakang.

Pertengkaran berlanjut hingga tersangka masuk ke dalam rumah. 

"Apa maksudmu mengatakan agar saya tidak mencampuri urusanmu?" tanya korban Ari kepada tersangka.

Mendengar ucapan korban itu, tersangka langsung masuk ke dalam rumah dan mengambil parang.

Saat Aswin akan menebas korban, Rudy Wahongan, Kepala Lingkungan II Kecamatan Ratahan, sempat berupaya melerai. 

Namun, Aswin yang sudah gelap mata tak terbendung.

Tebasan parang tersebut mengenai kepala korban bagian kiri.

Kompol Ronny Tumalun, Kapolsek Ratahan mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi di  jalan raya Kelurahan Wawali, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, pada Sabtu (18/5/2019) jam 22.00 Wita

"Tersangkanya AM alias Aswin (52), melakukan penganiayaan kepada korban dengan sebilah parang dengan cara sekali menebas korban kena bagian kepala sebelah kiri," kata Kapolsek Ronny Minggu (19/05/2019).

Info di lapangan menyebutkan, tersangka sempat melarikan diri setelah menebas kepala korban.

Warga setempat langsung melarikan korban ke ke Puskesmas Ratahan.

Luka robek dan pendarahan parah di kepala membuat dokter puskesmas merujuk Ari ke RSUD Noongan Langoan.

Namun, nyawa Ari Kongingi tak tertolong.  "Korban meninggal dunia pada  Minggu (19/5/2019) pukul 01.30 Wita di rumah sakit," kata Kompol Ronny.

"Kami langsung mendatangi rumah tersangka dan menangkapnya," ujar kapolsek.

Tersangka, kata kapolsek, akan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat hingga membuat orang lain tewas.

Hasil penyidikan Polsek Ratahan menyebutkan, kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban jiwa ini dipicu ketersinggungan atau sakit hati tersangka atas ucapan korban.

"Tersangka sudah diamankan di Mapolsek Ratahan," katanya.

BACA BERITA TERPOPULER

Baca: Raja Judi Indonesia Bawa Uang Miliaran Rupiah Untuk Pengobatan Gratis.

Baca: Ketika Suster Katolik Nyanyikan Lagu Alhamdulilah di Hadapan Shintia Nuriyah Wahid

Baca: Bukan Air, Hujan di Jupiter dan Saturnus Berupa Permata

Baca: Sosok Siswa Indonesia Jadi Buron Paling Dicari di Dunia, Kepala Dihargai Puluhan Juta Rupiah

Baca: Fakta-fakta Teror Bom Jelang Gerakan 22 Mei, Ada 6 Bom Daya Ledak Tinggi akan Diledakkan di KPU RI

Follow juga akun instagram tribunmanado

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube tribunmanadoTV

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved