Penipuan
Pria Ini Mengaku Sekda Tawarkan Honda Jazz Rp 110 Juta
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu Adnan Massinae kaget saat ada orang yang suaranya sangat mirip dengannya.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Handhika Dawangi
"Kemudian bisa dicicil. Namun harus membayarkan uang muka 20 persen. Sisanya bisa diangsur selama tiga tahun," ujar Suwandi.
Tawaran berlanjut. Suwandi diminta untuk langsung menghubungi panitia lelang kendaraan tersebut.
Pria yang mengaku sekot mengirimkan nomor telpon panitia kepada Suwandi. Oleh panitia Suwandi diminta mengirimkan berkas seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Pengenal (KTP).
"Saya memang sudah menyiapkan semua berkas dan akan segera mengirimkannya melalui WA," ujar Suwandi.
Namun niat itu pudar saat permintaan dari panitia kepada saya untuk mengirimkan juga uang muka tanda jadi.
"Saya kemudian berpikir apakah ini memang benar. Saya bertanya kepada pria tersebut. Kalau uangnya sudah ditransfer kapan mobilnya datang. Panitia mengatakan hari ini juga bisa. Saya pun menjadi bimbang," ujar Suwandi.
Beberapa kali Suwandi meminta ingin bertemu dengan pria tersebut. Namun tak berhasil.
"Dia tak mau bertemu katanya masih ada kegiatan. Dia bahkan terus meyakinkan saya melalui sambungan telepon," ujar Suwandi.
Hingga akhirnya untuk memastikan Suwandi dan istrinya tetap pergi ke rumah Sekda Adnan.
"Tadi jam 2 siang kami ke rumah sekda. Saat mengetahui hal ini, sekda juga kaget," ujar Suwandi. (dik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ada-orang-mengaku-sekda-adnan-massinae-tawarkan-mobil-murah.jpg)