Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penipuan

Pria Ini Mengaku Sekda Tawarkan Honda Jazz Rp 110 Juta

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu Adnan Massinae kaget saat ada orang yang suaranya sangat mirip dengannya.

Tayang:
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Handhika Dawangi
ISTIMEWA
Ada orang mengaku sekda Adnan Massinae tawarkan mobil murah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu Adnan Massinae kaget saat ada orang yang suaranya sangat mirip dengannya.

Pria yang suaranya mirip tersebut menirukan suara Sekda Adnan untuk hal yang tidak baik yakni diduga melakukan penipuan.

Melalui sambungan telepon, pria tersebut mengaku sekda Adnan.

"Itu bukan saya. Tadi saya dengar astaga kok suaranya mirip sekali dengan saya," ujar Adnan kepada Tribun Manado, Sabtu (18/05/2019) malam.

Baca: TERBARU, Penjelasan Rivaldi Saim Detik-detik Kecelakaan Irene Soenarno saat Perayaan Kelulusan

Baca: 4 Penemuan Mayat di Kota Bunga Sejak Januari, Ada yang Ditemukan di Selokan

Sekda Adnan meminta agar siapa saja jangan langsung percaya jika ada orang yang mengatasnamakan namanya. 

"Mohon perhatian ini bukan saya dan bukan nomor saya (nomor telepon 081360072778). Orang ini menelepon orang mengaku dari bea cukai menawarkan mobil dan motor bahkan HP dan kemudian mengaku sebagai sekot," ujar Adnan.

Sekda Adnan mengimbau kepada semua masyarakat Kota Kotamobagu bahkan yang mengenalnya agar jangan langsung melayani permintaan nomor tersebut.

"Ini penipuan jangan dilayani. Luar biasa suara saya bisa dia tiru," ujar Adnan.

Awalnya pria yang suaranya sama dengan sekda Adnan menelepon seorang ibu di Kelurahan Kotobangon kemarin Jumat (17/05/2019). Mengaku sekda dan menawarkan mobil, sepeda motor, barang murah lainnya.

Baca: Istri Polisi Bagikan Takjil Gratis

"Dari kemarin dia menelepon istri saya. Mengatasnamakan pak sekot. Seolah-olah itu pak sekot. Saya kemudian berbicara. Dia menawarkan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan harga murah," ujar Suwandi (53) Warga Kelurahan Kotobangon.

Suwandi sempat tak menghiraukan tawaran tersebut. Hingga hari ini, pria tersebut terus menghubunginya.

Pria yang mengaku sekot tersebut menawarkan mobil katanya dari bea cukai. "Katanya ada lelang kendaraan tarikan. Kemudian dia menawarkan kendaraan itu. Bahkan sudah dikirim harganya," ujar Suwandi.

Harga sepeda motor yang ditawarkan yakni ada yang Rp 8 juta, Rp 10 juta, hingga Rp 14 Juta. Harga roda empat juga bervariasi.

"Katanya harga mobil Honda Jazz Rp 110 juta, Avanza hampir sama. Kemudian ada grandmax Rp 65 juta. Katanya kondisi mobil 90 sampai 95 persen masih bagus," ujar Suwandi.

Suwandi mengatakan dirinya sempat tertarik dengan tawaran tersebut. Apalagi dengan kondisi kendaraan bagus, harganya murah.

"Kemudian bisa dicicil. Namun harus membayarkan uang muka 20 persen. Sisanya bisa diangsur selama tiga tahun," ujar Suwandi.

Tawaran berlanjut. Suwandi diminta untuk langsung menghubungi panitia lelang kendaraan tersebut.

Pria yang mengaku sekot mengirimkan nomor telpon panitia kepada Suwandi. Oleh panitia Suwandi diminta mengirimkan berkas seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Pengenal (KTP).

"Saya memang sudah menyiapkan semua berkas dan akan segera mengirimkannya melalui WA," ujar Suwandi.

Namun niat itu pudar saat permintaan dari panitia kepada saya untuk mengirimkan juga uang muka tanda jadi.

"Saya kemudian berpikir apakah ini memang benar. Saya bertanya kepada pria tersebut. Kalau uangnya sudah ditransfer kapan mobilnya datang. Panitia mengatakan hari ini juga bisa. Saya pun menjadi bimbang," ujar Suwandi.

Beberapa kali Suwandi meminta ingin bertemu dengan pria tersebut. Namun tak berhasil. 

"Dia tak mau bertemu katanya masih ada kegiatan. Dia bahkan terus meyakinkan saya melalui sambungan telepon," ujar Suwandi.

Hingga akhirnya untuk memastikan Suwandi dan istrinya tetap pergi ke rumah Sekda Adnan.

"Tadi jam 2 siang kami ke rumah sekda. Saat mengetahui hal ini, sekda juga kaget," ujar Suwandi. (dik)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved