Kecelakaan Maut

Herly Kapoh Meninggal Dunia, Yamaha Dikendarainya Tabrak Dump Truk yang Diparkir

Herly Regen Kapoh (21), pekerja swasta, warga Desa lemoh uner jaga III Kecamatan Tombariri Timur, Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara meningga

Herly Kapoh Meninggal Dunia, Yamaha Dikendarainya Tabrak Dump Truk yang Diparkir
google
ilustrasi-tabrakan 

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait lewat Kasat Lantas Akp Doddy Arruan S.Ik membenarkan kasus kecelakaan tersebut. Ia telah memerintahkan piket unit kecelakaan lalu lintas dalam rangka melengkapi berkas untuk proses lanjut.

Baca: 14 Fakta Kematian Irene Soenarno, Siswi SMK yang Ditabrak Motor saat Perayaan Kelulusan

Baca: Pesta Kelulusan Siswi SMK Berujung Maut: Begini Pengakuan Ibu Korban

Baca: Mahkota Janda Direbut Brondong Penipu, Mobil dan Handphone Dibawah Kabur

Tanggapan Kapolresta Manado Tentang Fenomena Konvoi Kelulusan

Selain mengganggu pengguna jalan lain, konvoi atau arak-arakan dari para siswa yang merayakan hari kelulusan juga bisa berakibat vatal bagi keselamatan pengendara.

Terkait hal ini, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel sangat prihatin mendengar adanya siswi SMK bernama Irene Soenarno (17) warga Kelurahan Paal Dua, Lingkungan I, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Provinsi Sulut, meninggal dunia.

Irene meninggal akibat ditabrak sepeda motor saat merayakan kelulusannya, Senin (13/5/2019) tengah malam, sekitar pukul 23.00 Wita.

"Jadi sejak awal kami sudah mengimbau di sekolah agar tidak ada arak-arakan atau konvoi setelah lulus sekolah," ujar Bawensel saat ditemui wartawan tribunanado.co.id, Selasa (14/5/2019) tadi di Mapolresta Manado.

Baca: Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi: Begini Kata Gubernur Olly Dondokambey

Baca: Perindo Sodorkan Putri Hary Tanoe Jadi Menteri: PSI Jagokan Grace dan Tsamara Amany

Baca: Irene Soenarno Siwi SMK Meninggal Kecelakaan, Berikut Kata Kapolresta Manado

Ditambahkannya, selain menggangu pengguna jalan lain itu juga sangat berbahaya jika ada kovoi di jalan raya.

"Semalam kami sudah mengarahkan mereka yang lagi hura-hura di Kawasan Megamas untuk pulang ke rumah mereka, karena kelihatannya sudah berbahaya," ungkapnya.

Dilanjutkannya, "Tidak tau ternyata mereka bukan pulang, malah melanjutkan perjalanan ke arah Trans Mart," tambah Kapolresta.

Baca: Jangan Sampai Diklaim Negara Tetangga, Bea Cukai Ingin Ubah Pandangan Negatif Cap Tikus

Baca: Prabowo Tolak Hasil Perhitungan KPU, TKN: Hormati Pilihan Rakyat

Baca: Rins Satu Poin Di Bawah Marquez, Raih Hasil Positif Pada Empat Balapan

Dijelaskannya juga, pihaknya terus mengimbau pihak sekolah dan orang tua siswa, agar menegur anak-anak mereka agar tidak ada kegiatan konvoi atau perayaan kelulusan di jalan.

Halaman
123
Penulis: David_Manewus
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved