Citizen Journalism
Berpuasa di Negara Empat Musim, Imsak Jam 3 Pagi, Berbuka Pukul 9 Malam
Berpuasa di belahan utara Bumi ada tantangan berbeda. Durasi puasa 19 jam. Imsak pukul 3 pagi dan berbuka jam 9 malam.
Berpuasa di belahan utara Bumi ada tantangan berbeda. Durasi puasa 19 jam. Imsak pukul 3 pagi dan berbuka jam 9 malam.
Laporan Warga, Iwa Sobara dari Berlin Jerman
HARI masih pagi, namun sejumlah remaja asal Indonesia sudah tampak di satu gedung di Feldzeugmeisterstraße 1, Berlin, Jerman.
Mereka bergotong royong membersihkan tempat bernama Indonesisches Weisheits- und Kulturzentrum e.V. atau IWKZ.
Gedung tersebut Pusat Kajian Budaya Indonesia, khususnya masalah Islam. Masyarakat muslim Indonesia di Berlin dan sekitarnya mengenalnya juga dengan Masjid Al-Falah.
Para remaja terlihat antusias membersihkan masjid atau mereka menyebutnya dengan istilah BBM (Bersih-bersih Masjid).
Sejak jam 10 pagi mereka menggelar kegiatan itu dan berakhir menjelang maghrib waktu setempat.
Tak ada bagian gedung yang terlewat, mulai tempat wudu, ruang salat, toilet, dapur, perpustakaan bahkan gudang.
Jamak seperti di tanah air saat akan menghadapi Ramadan, bersih-bersih ini untuk menyambut bulan penuh berkah.
Tujuannya tiada lain adalah agar para jamaah masjid Al-Falah dapat melakukan rangkaian kegiatan beribadah dengan nyaman.
Saat Ramadan, warga muslim Indonesia di Berlin pun mengisi kegiatan sehari-hari dengan berbagai kegiatan ibadah.
Setiap hari selama sebulan penuh masjid di Berlin ini selalu diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan.
Masjid Al-Falah (IWKZ e.V.) di Berlin
Masjid Al-Falah didirikan pada tahun 1986. Masjid ini dapat menampung sekitar 200 orang untuk salat berjamaah.
Selama bulan suci Ramadan berbagai kegiatan keagamaan mengisi hari-hari di masjid ini. Di antaranya Kibas atau Kajian Bakda Subuh selama bulan Ramadan.
Selain itu, ada juga diskusi seputar tema Fiqih Keluarga dan sekelumit kehidupan pranikah. Diskusi tersebut ditujukan bagi para pemuda.
Hal itu ditawarkan panitia kegiatan karena karena banyak mahasiswa muslim Indonesia yang tengah menempuh studi di berbagai kampus di ibukota Jerman ini.
Untuk para pemudi, panitia menawarkan pengajian serta tadarus Alquran.
Pengurus masjid Al-Falah memberikan kesempatan bagi kaum ibu untuk mengikuti pengajian ibu-ibu (Ummul Falah). Pengajian tersebut digelar setiap hari Rabu dan Kamis.
Khusus untuk bapak-bapak pengajian Al-Hisab digelar setiap hari Minggu sore.
Bagi anak-anak usia TK, ada Taman Pendidikan Alquran untuk Anak-anak. Di sana mereka dapat belajar mengenai fiqih, tata cara salat, serta hapalan surat-surat Alquran.
Berbagai kegiatan pada bulan Ramadhan 1440 H di masjid Al-Falah ini sebenarnya hampir sama dengan bulan Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya.
Para jamaah dapat berbuka puasa bersama setiap hari, salat Tarawih berjamaah, dan makan sahur bersama.
Bagi warga muslim Indonesia nuansa Ramadan seperti ini tentu saja dapat menghapus rindu mereka pada kampung halaman.
Panitia Ramadhan di masjid Al-Falah sebagian besar didominasi oleh anak-anak muda.
Adapun buka puasa bersama setiap hari selama sebulan penuh dapat diselenggarakan berkat sumbangan dari para donatur.
Masjid Al-Falah juga menghimpun zakat, infaq dan fidyah. Mereka bekerja sama dengan PKPU Indonesia serta KBRI Berlin.
Puasa 18-19 Jam
Hampir seperti tahun lalu, berpuasa di Jerman dan berbagai negara belahan Eropa lainnya pada bulan Ramadan tahun ini 'cukup ekstrem'.
Umat muslim harus berpuasa selama 18 hingga 19 jam sehari. Puasa dimulai pada dini hari sekitar pukul 3 pagi dan waktu berbuka pada pukul 21 bahkan di akhir bulan Ramadan hingga pukul 22 lebih.
Selain itu, salat Isya yang dilanjutkan dengan salat Tarawih jika mengikuti jadwal salat baru bisa dilaksanakan sekitar pukul 22 bahkan lebih.
Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi kaum muslim yang berpuasa di negara dengan empat musim.
Namun, hal itu bukanlah alasan bagi sebagian besar warga muslim Indonesia yang berada di Berlin ini. Mereka menyambut bulan suci dengan suka cita.
*) Iwa Sobara adalah Dosen di Universitas Negeri Malang. Kini ia sedang menjalani studi doktoral di Technnische Universität Berlin, Jerman.
****
Baca: WASPADA! Berita Terkini Cacar Monyet Monkeypox Mengancam Indonesia, Ini Cara Pencegahannya
Baca: Hasil Pemilu 2019, 7 Mantan Kepala Daerah Tumbang, Ada yang Cetak Hattrick Kekalahan
Baca: Serangan Mendadak Kelompok KKB Papua Egianus Kogoya Cs Tewaskan Prajurit TNI, Pratu Kasnun Gugur
Baca: Prabowo Tulis Surat Wasiat Pilpres, Alumni UI dan Dosen Unsrat Bicara People Power
Follow juga akun instagram tribunmanado
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube tribunmanadoTV
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/masjid-al-falah-di-berlin-1.jpg)