Kekerasan
Pilot Lion Air yang Menganiaya Pegawai Hotel Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Ditahan
Sebelumnya, korban penganiayaan yaitu AR (28), mendatangi Polrestabes Surabaya untuk melaporkan penganiayaan yang dialaminya.
Oknum tersebut seakan menunjukkan baju yang saat itu dikenakannya kepada petugas resepsionis.
"Orangnya mulai masuk," bunyi suara yang terdengar dalam video.
Oknum pilot itu lalu merenggangkan tangannya selayaknya menunjukkan baju seragam yang sedang digunakannya.
Petugas yang melayani oknum pilot tersebut kemudian mendekat dan terlihat meneliti seragam yang dikenakan oleh pria itu.
Saat posisi pegawai hotel itu berada dekatnya untuk meneliti lebih dekat baju seragam yang dikenakannya, oknum diduga pilot tersebut tiba-tiba melayangkan sebuah tamparan ke pipi pegawai hotel tersebut dengan tangan kiri.
"Satu tamparan," sebut perekam video.
Tamparan yang diberikan oknum tersebut menyebabkan pegawai hotel tersebut sedikit terdorong mundur.
Sementara itu, rekan lain pegawai hotel tersebut terlihat masih sibuk dengan layar komputernya namun sesekali melirik ke arah oknum pilot tersebut.
Tak puas dengan sekali tamparan, pria tersebut kemudian kembali menampar pegawai hotel itu.
Pegawai hotel yang menjadi korban tindak kekerasan tersebut kemudian melindungi kepalanya dengan menutupi wajahnya menggunakan tangannya.
"Dua tamparan," seru perekam video.
Oknum pilot tersebut kemudian melanjutkan luapan amarahnya dengan memukul bagian atas kepala pegawai berseragam coklat tersebut.
"Tiga tamparan," tutur perekam video.
Baca: Felly Ungguli JWS di Manado, Jerry Unggul Tipis Atas AJP
"Terakhir keempat, dia mukul," jelasnya.
Beberapa saat oknum pilot tersebut terlihat seperti berbicara kepada pegawai hotel itu, kemudian ia mengajak berbicara pegawai lainnya seperti tengah menyuarakan protesnya.