Kasus Makar Eggi Sudjana

Eggi Sudjana Jadi Tersangka, Demo Batal, Teriakan Massa: 'Kami Tuntut Pemilu yang Tidak Curang'

Mereka membawa spanduk yang bertuliskan "Pemilu Terburuk dalam Sejarah Indonesia" dan "Pemimpin yang Curang Tidak Akan Masuk Surga".

Eggi Sudjana Jadi Tersangka, Demo Batal, Teriakan Massa: 'Kami Tuntut Pemilu yang Tidak Curang'
https://www.suara.com/news/2019/04/26/150131/dituduh-makar-eggi-sudjana-jangan-lupa-saya-advokat-tim-bpn
Eggi Sudjana Diwawancarai 

Sejumlah massa juga berteriak " Polisi harus mengayomi, kami menuntut pemilu yang tidak curang".

Beberapa perempuan juga menunjuk-nunjuk wajah polisi yang tengah berjaga.

Salah satu polisi pun mengarahkan massa dan mengatakan "Tunjukan izin kalian, baru bisa aksi".

Polisi pun meminta agar massa tidak berkumpul dan menutup jalan di Bawaslu.

"Tolong jangan menutup jalan masyarakat mau lewat ini bulan Ramadhan," ucap salah satu polisi.

Pantauan Kompas.com, massa yang telah berkumpul sejak pukul 12.30 WIB.

Hingga pukul 13.30 WIB, mereka masih bertahan di Lapangan Banteng. Mereka kompak mengenakan pita berwarna kuning di lengan sembari menunggu Eggi Sudjana dan Kivlan Zen.

"Ini salah satunya tanda duka cita atas kecurangan demi kecurangan yang terjadi," ujar salah seorang peserta demo.

Sementara itu, salah satu koordinator massa Raydo Madjid mengatakan, penyematan pita kuning ini bertujuan untuk mengenali massa yang ikut aksi "Biar enggak ada penyusup yang tidak diinginkan," ucap Raydo kepada wartawan.

Raydo mengungkapkan, mereka masih menunggu kehadiran rekan-rekan lainnya hingga terkumpul semua di Lapangan Banteng.

Halaman
1234
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved