Gunung Karangetang

Gunung Karangetang Tenang Sepanjang Hari

Sejak pagi teramati asap kawah berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah dan asap kawah II putih tebal sekitar

Gunung Karangetang Tenang Sepanjang Hari
tribunmanado.co.id/Alpen Martinus
Aktivitas gunung Karangetang sepanjang hari ini sangat tenang, Selasa (7/5). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Aktivitas Gunung Karangetang sepanjang hari ini sangat tenang, Selasa (7/5).

Sejak pagi teramati asap kawah berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah dan asap kawah II putih tebal sekitar 25 meter.

Untuk aktivitas kegempaan ada hembusan dua kali dengan amplitudo 4-5 mm, durasi : 10-13 detik, tektonik jauh sekali dengan amplitudo 50 mm, S-P : 17 detik, durasi 149 detik,

Pada siang hari terpantau oleh petugas pos PGA Karangetang ada asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100-150 meter di atas puncak kawah. Juga ada asap kawah II putih tebal sekitar 25-50m.

Untuk kegempaan juga ada hembusan empat kali dengan amplitudo 4-9 mm, durasi 15-20 detik, tektonik jauh dua kali dengan amplitudo 25-30 mm, S-P : 10-15 detik, durasi 90-120 detik, tremor menerus terekam dengan amplitudo 0.25-3 mm (dominan 0.25 mm.

Dan pada sore hari juga nampak asap kawah berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 150 metwr di atas puncak kawah."Asap kawah II putih tebal sekitar 50 meter.

Untuk kegempaan ada tektonik jauh sekali dengan amplitudo 38 mm, S-P : 20 detik, durasi 180 detik.

"Untuk status gunung Karangetang masih pada level III atau siaga, belum ada perubahan sampai sekarang," jelas Aditya Gurasali petugas pos PGA Karangetang.

Pun rekomendasi dari PVMBG Bandung belum berubah yaitu masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 km, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved