Sopir Angkot di Manado Ditikam Lelaki Misterius

Beberapa saat kemudian, muncul dua lelaki yang tidak dikenalinya dengan menggunakan sepeda motor dan teriak, kenapa tengok-tengok.

Sopir Angkot di Manado Ditikam Lelaki Misterius
tribun manado/jufry mantak
Sopir Angkot di Manado Ditikam Lelaki Misterius 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lelaki bernama Glend Tamba (24) Malalayang Dua, Lingkungan II, Kecamatan Malalayang, harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Sitty Mariam, setelah tangan kirinya ditikam oleh lelaki yang tidak dikenalinya.

Kejadiannya di Kelurahan Tuminting, Kecamatan Tuminting, tepatnya di Kampung Tali, Senin (6/5/2019) siang, sekitar pukul 14.00 Wita, saat korban sedang menunggu mobil mikrolet yang dikendarainya sedang diperbaiki di bengkel.

Baca: KRONOLOGI LENGKAP Penangkapan 2 Terduga Teroris di Pelabuhan Bitung, Ditangkap Pagi Pukul 05.45 Wita

Kasus inipun dilaporkan di Mapolresta Manado, Selasa (7/5/2019) tadi. Sebagaiamana pengakuan dari korban saat ditemui wartawan tribunmanado.co.id, peristiwa itu berawal, korban yang keseharian bekerja sebagai sopir angkot ini sedang memperbaiki mobil mikrolet yang dikendarainya di bengkel yang terletak di Kampung Tali, Kecamatan Tuminting.

Beberapa saat kemudian, muncul dua lelaki yang tidak dikenalinya dengan menggunakan sepeda motor dan teriak, kenapa tengok-tengok.

"Saya tidak mengenali kedua lelaki tersebut, salah satu lelaki turun dari motor dan langsung mencoba menikam saya," ujar korban ke wartawan tribunmanado.co.id, Selasa (7/5/2019) tadi.

Untungnya korban sempat menangkis tikaman tersebut sehingga kena di tangan kiri korban.

"Dia mau menikam perut saya, tapi saya menangkis tikaman tersebut dengan tangan kiri," tambah korban.

Baca: 8 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88, 2 Orang Terduga Diamankan di Bitung Sulawesi Utara

Setelah menikam korban, dua lelaki misterius itu melarikan diri dari lokasi kejadian. "Saya tidak ada masalah dengan mereka. Kenal saja tidak, apa lagi bermasalah," ungkap korban.

Setelah kejadian, korbn dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya. Setelah mendapatkan perawatan medis, barulah peristiwa itu dilaporkan ke Polisi.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, melalui Kasubag Humas Tommi Oroh membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Laporannya sudah diterim dan masih dalam lidik," ujarnya. (Juf)

Penulis: Jufry Mantak
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved