Tradisi Ramadan Indonesia

Tradisi Ramadan yang Hanya Ada di Indonesia, di Bolmong Ada Monuntul, Gorontalo Ada Tumbilotohe

Dalam iman Islam, bulan Ramadhan adalah bulan suci. Diyakini, di bulan ini pahala berlipat-lipat didapat mereka yang gemar beramal sholeh sebulan penu

Tradisi Ramadan yang Hanya Ada di Indonesia, di Bolmong Ada Monuntul, Gorontalo Ada Tumbilotohe
Istimewa/Rahman Rahim Kompas TV Kotamobagu
Warga Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan melakukan tradisi mandi bersih menjelang ramadan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Dalam iman Islam, bulan Ramadhan adalah bulan suci. Diyakini, di bulan ini pahala berlipat-lipat didapat mereka yang gemar beramal sholeh sebulan penuh.

Doa dan harapan pun dipercaya mudah dikabulkan. Untuk itu, setiap muslim di dunia, selalu berharap keberkahan di bulan Ramadhan.

Namun soal tradisi, Ramadhan di Indonesia miliki tradisi khas. Keragaman tradisi ini, menjadi pokok yang membedakan Ramadhan di Indonesia dengan Ramadhan di negara-negara dengan mayoritas muslim lainnya.

Di Jawa misalnya, orang-orang akan melakukan nyadran, atau berziarah ke makam-makam leluhur pada seminggu terakhir menjelang Ramadhan.

Juga ada tradisi mandi-mandi menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Wakapolda Brigjen (Pol) Karyoto memimpin rombongan Subuh Keliling berziarah ke makam pahlawan nasional Kyai Modjo di Tondano, Minahasa, Minggu (24/2/2019).
Wakapolda Brigjen (Pol) Karyoto memimpin rombongan Subuh Keliling berziarah ke makam pahlawan nasional Kyai Modjo di Tondano, Minahasa, Minggu (24/2/2019). (Tribun Manado)

Di Gorontalo, ada tradisi Tumbilotohe. Yakni menyalakan lampu minyak, atau obor di depan rumah masing-masing. Tradisi ini, dikenal juga di Sulawesi Utara, terutama di daerah Bolaang Mongondow (Bolmong) Raya.

Tradisi pasang lampu
Tradisi pasang lampu (ISTIMEWA)

Masyarakat Bolmong menyebutnya “Monuntul” atau kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia kira-kira artinya “Memasang Obor.” Malam pemasangan lampu atau obor ini biasanya dilakukan tiga hari terakhir di bulan ramadhan.

Di Pekanbaru, ada ritual yang bernama Petang Megang, di mana para penduduk beramai-ramai mandi bersama di Sungai Siak.

Mereka tak hanya sekadar mandi di sungai, pada saat yang sama, anak-anak juga berlomba berebut telur dan bebek yang sengaja dilepas untuk dikejar. Bisa dibayangkan ya, betapa ramainya.

Tradisi mandi di sungai juga dikenal di Sulawesi Utara, terutama oleh penduduk di Bolaang Mongondow Raya. Menjelang Ramadhan, masyarakat Bolmong beramai-ramai ke sungai. 

Sambut bulan suci ramadan, warga Bolaang Mongondow Timur, lakukan tradisi mandi di Sungai.
Sambut bulan suci ramadan, warga Bolaang Mongondow Timur, lakukan tradisi mandi di Sungai. (tribunmanado.co.id/Vendi Lera)
Halaman
123
Penulis: Reporter Online
Editor: Rizali Posumah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved