Ibadah di Bulan Ramadan, Seperti Sahabat Nabi, Perbanyak Khatam Alquran
Sebagian sahabat mengkhatamkan Alquran setiap tujuh malam pada salat-salat malam mereka.
Para sahabat Nabi juga banyak yang mengkhatamkan surah Al-Baqarah dalam dua belas rakaat ringan, bukan tergesa-gesa membacanya seperti di zaman sekarang.
Baca: Pengumuman Hasil Pilpres saat Ramadan, MUI Tekankan Pengendalian Diri
Bahkan, dari mereka ada yang mengkhatamkan surah Al-Baqarah dalam delapan rakaat salat saja.
Dari Nafi bin Umar bin Abdullah berkata, “Aku mendengar Ibnu Abi Mulaikah berkata bahwa dirinya melaksanakan salat dalam bulan Ramadan yang dalam satu rakaatnya membaca surah Fathir dan sejenisnya, namun tidak ada yang merasa berat dengan hal itu.”
Para ulama salaf senantiasa bangun malam meskipun usia mereka telah lanjut.
Dalam riwayat para sahabat nabi yang disarikan Tribunnews.com dari tulisan Gana Islamika dengan judul
Kelebihan Ibadah para Sahabat Nabi dan Ulama Salaf
disebutkan, diantara mereka ada yang mencapai usia 130 tahun namun membaca 40 ayat dalam satu rakaat salat pada bulan Ramadan.
Abu Raja Al-Utharidi misalnya, mengkhatamkan Alquran dalam salat setiap sepuluh malam.
Teladan Kedermawanan Rasulullah
Dalam hal kedermawanan, keluarga Nabi senantiasa meneladani Nabi Muhammad Saw.
Mereka selalu berbuka dengan orang-orang fakir miskin.
Mereka berbagi dengan orang-orang yang menyinggahi rumahnya berupa makanan yang mereka makan.
Di saat umat terkini mempersiapkan berbuka dengan beragam makanan, mulai makanan pembuka hingga makanan penutup. Dari tulisan Gana Islamika Kelebihan Ibadah para Sahabat Nabi dan Ulama Salaf
Nabi Saw merelakan satu-satunya gelas susunya untuk diminum orang lain lalu beliau hanya minum seteguk air untuk berbuka.
10 Malam Terakhir Semakin Perbanyak Doa
Bulan Ramadan juga melatih kita untuk menahan diri dari berbicara yang tidak penting.
Bulan Ramadan tidak dibisingkan dengan acara-acara hura-hura di layar kaca dari mulai melek mata hingga menjelang berbuka.
Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang tidak meninggalkan perkataan yang sia-sia dan melakukannya, maka Allah tidak lagi memerlukan puasanya atas makanan dan minuman.” (HR. Bukhari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-baca-alquran_20161012_120918.jpg)