Ditinggal Pacar, Pria Ini Bertekad Turunkan Berat Badan
Motivasi untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat terkadang bisa timbul karena sesuatu yang menyakitkan, misalnya saja ditinggalkan pacar.
Pada beberapa bulan berikutnya, timbangan Stream mulai bergerak turun menjadi 108,8 kg.
Namun, kondisi itu tak berlangsung lama.
Begitu ia merasa telah mencapai beberapa keberhasilan, ia kembali ke pola makan yang buruk, mencari-cari alasan, hingga akhirnya berat badannya naik kembali.
Seolah itu tidak cukup untuk sebuah kemunduran, kekasih yang sudah lima tahun tinggal bersamanya memutuskan untuk meninggalkannya.
Titik balik
Setelah beberapa minggu tidur di sofa dia pindah kembali ke rumah orang tuanya. Saat itu lah ia tahu bahwa dirinya membutuhkan perubahan.
Langkah pertama yang dilakukannya adalah menghentikan semua konsumsi soda, bir dan alkohol serta makanan cepat saji.
Pada waktu istirahat makan, Stream juga mulai berjalan kaki cukup jauh serta menjaga makan malamnya tetap ringan. Misalnya, dengan konsumsi telur dan roti panggang.
Makanan selingannya juga cukup sederhana dan rendah kalori. Dia mulai makan lebih lambat, juga mencoba untuk menikmati makanan yang dia miliki.
Akhirnya, Stream sampai pada titik di mana ia sangat menginginkan protein dari daging tanpa lemak daripada makanan yang digoreng.
Dia juga bergabung dengan pusat kebugaran. Pada awalnya dia pergi larut malam, sekitar jam 10 malam.
"Aku malu dengan tubuhku dan merasa terintimidasi dengan tubuh orang-orang yang hadir secara rutin," katanya.
Selain di gym, Stream mulai melakukan jogging dan jalan kaki, serta secara bertahap menambahkan rutinitas angkat beban.
Ia menghabiskan waktunya hingga empat atau lima hari seminggu di gym.
Tiba-tiba dia kehilangan begitu banyak berat badan dan merasa dirinya semakin lemah.