Ini Harga Barang Dugaan Suap ke Bupati Sri, Tas Tak Boleh Sama dengan Pejabat Lain di Sulut

Bumi Porodisa dihebohkan dengan penangkapan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip oleh Komisi Pemberantasan Korupsi

Ini Harga Barang Dugaan Suap ke Bupati Sri, Tas Tak Boleh Sama dengan Pejabat Lain di Sulut
tribunnews
Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (1/5/2019) dini hari. 

Ini Harga Barang Dugaan Suap ke Bupati Sri, Tas Tak Boleh Sama dengan Pejabat Lain di Sulut

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Bumi Porodisa dihebohkan dengan penangkapan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di akhir April 2019.

Penangkapan kepala Bumi Porodisa itu diduga karena terlibat suap dalam proyek pengadaan barang dan jasa.

KPK menggelar konferensi pers Selasa (10/4/2019) malam untuk menjelaskan kasus yang membelit Sri Wahyumi.

Bupati Kepulauan Talaud yang sudah ditetapkan tersangka suap terkait revitalisasi pasar itu diduga tak ingin dibelikan tas yang sejenis dengan tas yang dimiliki pejabat perempuan lain di Sulawesi Utara.

Baca: Terjaring OTT KPK, Deretan Tindak Kontroversial Sri Wahyumi sebagai Bupati Talaud

Baca: Ditetapkan Tersangka, Ini Kronologi Penangkapan Bupati Sri Wahyumi oleh KPK

Baca: BREAKING NEWS: Bupati Talaud Sri Wahyumi Ditetapkan Tersangka oleh KPK

"Sempat dibicarakan permintaan tas merk Hermes dan Bupati tidak mau tas yang dibeli, sama dengan tas yang sudah dimiliki oleh seorang pejabat perempuan di sana. Karena kebetulan selain Bupati Talaud ada bupati yang perempuan juga di Sulawesi Utara," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Diduga tas yang dibelikan rencananya diberikan sebagai hadiah ulang tahun. KPK mengamankan barang bukti berupa tas, jam, dan perhiasan mewah serta uang dengan nilai sekitar Rp 513.855.000.

"KPK mengidentifikasi adanya komunikasi aktif antara Bupati dengan BNL (Benhur Lalenoh, orang kepercayaan Sri Wahyumi) atau pihak lain, misal pembicaraan proyek, komunikasi terkait pemilihan merk tas dan ukuran jam yang diminta," kata Basaria.

Rincian barang dan uang yang diamankan KPK adalah, tas merk Channel senilai Rp 97,36 juta, jam tangan merk Rolex senilai Rp 224,5 juta dan tas merek Balenciaga senilai Rp 32,99 juta.

Kemudian anting berlian merk Adelle senilai Rp 32,07 juta, cincin berlian merk Adelle senilai Rp 76,92 juta dan uang tunai sekitar Rp 50 juta.

Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Dikabarkan Ditangkap KPK, Ini Foto-foto Beredar (HANDOVER
Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Dikabarkan Ditangkap KPK, Ini Foto-foto Beredar (HANDOVER (ISTIMEWA)
Halaman
123
Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved