Sepekan Jelang Ramadhan, Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Manado Rp.115.000 per Kilogram
Kenaikan harga itu untuk menutupi ongkos produksi. "Kami harus bayar biaya tambahan tenaga kerja, angkutan, pemotong maupun retribusi," katanya.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kurang ll lebih sepekan jelang Ramadan, harga daging sapi di Pasar Tradisional Manado stabil.
Pedagang daging sapi di Pasar Pinasungkulan, Karombasan Manado menjual Rp 115 ribu per kilogram (kg) untuk daging has dalam.
Baca: Kondisi Terkini Kebakaran Indekost di Kleak
"Kalau daging paha belakang Rp 110 ribu sekilo," kata Antje Abbas, pedagang daging sapi di Karombasan saat dikunjungi Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edi, Senin pagi.
Katanya, harga itu sudah beberapa bulan terakhir. Alasannya, permintaan daging sapi relatif tetap. Dimana, pembeli terbesar ialah pemilik rumah-rumah makan.
Abbas bilang, harga mungkin akan naik ketika Bulan Puasa (Ramadan). Kemungkinan naik Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per kg.
Baca: Isu Akan Berbeloknya Demokrat ke Kubu 01, Fadli Zon: Kita Tak Tertanggu
Kenaikan harga itu untuk menutupi ongkos produksi. "Kami harus bayar biaya tambahan tenaga kerja, angkutan, pemotong maupun retribusi," katanya.
Demikian pula untuk jualannya, Abbas bilang akan terjadi kenaikan permintaan. Bahkan kenaikannya bisa sampai 1.000 peraen di saat Lebaran.
Sekarang ini, Abbas biasanya menjual satu ekor sapi. Jualan naik seiring mendekati Lebaran. "Kalau dekat Idul Fitri kita bisa sampai 12 ekor sehari per pedagang," katanya.