Asap Kawah di Gunung Karangetang Kembali Terlihat, Ini Penjelasannya

Asap kawah putih bisa teramati dari puncak kawah gunung Karangetang, Senin (29/4) pagi

Asap Kawah di Gunung Karangetang Kembali Terlihat, Ini Penjelasannya
Tribun manado / Alpen Martinus
Asap Putih di Kawah Gunung Karangetang 

Asap Kawah di Gunung Karangetang Kembali Terlihat, Ini Penjelasannya

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Asap kawah putih bisa teramati dari puncak kawah gunung Karangetang, Senin (29/4) pagi.

Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 150 meter di atas puncak kawah dan asap kawah dua putih tebal sekitar 50 meter.

Untuk aktivitas kegempaan tercatat guguran sekali dengan amplitudo 3 mm dengan durasi 60 detik. Sedangkan hembusan terjadi sekali dengan amplitudo 4 mm, berdurasi 20 detik.

Juga terjadi hybrid sebanyak 8 kali dengan amplitudo 3-6 mm, S-P : 0 detik, berdurasi 7-10 detik, terktonik jauh empat kali dengan amplitudo 3-49 mm, S-P : 12-17 detik, durasi 60-70 detik, dan microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm).

Baca: Sore Hari di Gunung Karangetang Hanya Tektonik Jauh Saja

Baca: KPU Sitaro Gelar Pleno hasil Rekapitulasi Tanggal 30 April

"Untuk status gunung masih tetap pada level siaga," ujar Aditya Gurasali petugas pos PGA Karangetang.

Untuk rekomendasi PVMBG masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 km, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Masyarakat di sekitar gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai. (amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved