Penikaman

Dua Pelaku Penikaman yang Menewaskan Owen Ditangkap Tim Tarsius Polres Bitung

Tak butuh waktu lama bagi Tim Tarsius Resmob Polres Bitung dan Polsek Maesa untuk menangkap dua pelaku penganiayaan dengan senjata tajam

Dua Pelaku Penikaman yang Menewaskan Owen Ditangkap Tim Tarsius Polres Bitung
istimewa
Kedua pelaku berhasil dibekuk Tim Tarsius Polres Bitung

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Tak butuh waktu lama bagi Tim Tarsius Resmob Polres Bitung dan Polsek Maesa untuk menangkap dua pelaku penganiayaan dengan senjata tajam, yang menghilangkan nyawa korban Marco Owen Siby (18) dan melukai Juan Humena (19).

Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Edy Kusniadi mengatakan berinisial CM alias Christofel (16) warga Kelurahan Aertembaga Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung dan BC alias Brandon (22) warga Kelurahan Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung.

Tim menangkap Brandon di lorong tower Aertembaga pada hari Minggu (28/4/2019) pukul 15.00 Wita. Dan pelaku Christofel di Aertembaga pukul 18.00 Wita. Keduanya saat ini sudah di Mapolresta Bitung. Tak lama setelah peristiwa Minggu (28/4/2019), pukul 03.00 Wita tersebut terjadi.

"Christofel dijerat dengan Pasal 338 KUHP, Sub Pasal 354 Ayat 2, Sub Pasal 351 Ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara karena telah menghilangkan nyawa seseorang. Sementara Brandon dijerat dengan Pasal 351 Ayat 2 dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara," ujar AKP Edy Kusniadi.

Marco Owen Siby (18) warga Madidir Unet, Kecamatan Madidir harus meregang nyawa, Minggu (28/4/2019). Ia yang hendak melerai perkelahian temannya Juan Humena (19) dengan orang tak dikenal, malah kena tikam di dada bagian kiri bawah.

Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Edy Kusniadi mengatakan kronologi kejadian bermula ketika Owen dan Juan pulang menggunakan sepeda motor setelah menghadiri acara pesta pernikahan di kompleks Kusu-kusu, Minggu (28/4/2019) sekitar pukul 03.00 Wita.

Mereka kemudian melewati sekelompok pemuda yang sedang nongkrong. Kedua korban lalu membunyikan klakson motor sebagai tanda permisi. Namun terjadi salah paham antara Juan dengan salah seorang yang tak mereka kenal.

Pertikaian di antara mereka pun tak terelakkan. Juan terkena tusukan benda tajam oleh pelaku di bagian pinggul sebelah kiri. Owen mencoba untuk melerai tapi malah terkenal tusukan mematikan.

"Juan yang saat itu juga membawa pisau, pisaunya terjatuh dan tak bisa berbuat apa-apa. Ia kemudian kena tusukan di bagian pinggul. Melihat temannya sudah terkena senjata tajam jenis pisau, Owen langsung mendekati Juan dan pelaku untuk melerai perkelahian tersebut," ujar AKP Edy Kusniadi.

Bukan malah telerai, Owen malah terkena tusukan pisau milik Juan yang diambil oleh teman pelaku saat jatuh. Pelaku menancapkan pisau tersebut ke arah bahu kiri dan bagian bawah dada sebelah kiri Owen.

Akibat dari tikaman tersebut kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Budi Mulia, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Malalayang. Namun sayang korban Owen pada hari Minggu (28/4/2019) pukul 11.00 Wita meninggal dunia. Sementara Juan masih dalam perawatan tim medis. (Finneke Wolajan)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved