Kredit Konsumtif Sangat Dominan di Sulut, Begini Kata Kepala OJK Sulutgomalut
Kredit konsumtif masih mendominasi jumlah pinjaman perbankan umum (non-BPR) di Sulawesi Utara.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Kredit Konsumtif Sangat Dominan di Sulut, Begini Kata Kepala OJK Sulutgomalut
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Kredit konsumtif masih mendominasi jumlah pinjaman perbankan umum (non-BPR) di Sulawesi Utara.
Berdasar data OJK Sulutgomalut, porsi kredit konsumtif mencapai sekitar 61 persen. Dari total kredit perbankan yang tersalur hingga Februari 2019, Rp 36 triliun sekian, kredit konsumtif mencapai Rp 22,13 triliun.
Baca: Nama Lengkap 12 Publik Figur yang Diduga Rekam Video Masturbasi, 3 Pria Dekat dengan Lucinta Luna
Sementara, kredit modal kerja Rp 9, 52 triliun dan kredit investasi Rp 5, 3 triliun saja.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut, Slamet Wibowo mengatakan, kredit konsumtif memang mencerminkan daya beli masyarakat relatif tinggi
Meskipun begitu, OJK mendorong perbankan menjaga kualitas kredit agar tetap baik. "NPL (kredit macet) harus ditekan, sehingga mampu mendukung kinerja bank secara keseluruhan tetap sehat," ujar Slamet kepada Tribun Manado, Rabu (24/4/2019).
OJK tetap mendorong perbankan meningkatkan penyaluran kredit produktif. "Bank harus mempersiapkan pondasi yg kuat untuk penyaluran kredit produktif seperti SDM, tatakelola, tatakelola, internal control, dan manajemen risiko," ujarnya.
Baca: Sedang Berlangsung Live Streaming RCTI Perempat Final Piala Indonesia Borneo FC vs Persib Bandung
Selain itu, kata Slamet, faktor eksternal juga berpengaruh terhadap kualitas kredit perbankan. "Faktor eksternal seperti faktor kondisi ekonomi, aspek sosial politik dan sebagainya," ujarnya.(ndo)