Info

4 Cara Mudah Melaporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2019 ke Bawaslu RI, Bisa Dilakukan Via Smartphone

Beberapa saluran bisa menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia sebagai upaya ikut berpartisipasi mewujudkan Pemilu berkualitas dan berintegritas

Istimewa
Bawaslu RI 

"Ayo ikut berpartisipasi mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas. Laporkan dugaan pelanggaran yang sahabat temukan ke pengawas pemilu. Pilih saluran yang paling nyaman bagi sahabat. Lapor melalui:

1. Pengawas pemilu terdekat atau
2. Pesan WA di nomor 0811 1414 1414 atau
3. Aplikasi berbasis Android Gowaslu atau
4. Media sosial direct message ke akun media sosial Bawaslu di:
a. IG: Bawaslu RI
b. FB: Bawaslu RI
c. Twitter: @bawaslu_ri

Ayo, tunjukkan kedaulatan kita dengan mengawasi pemilu kita.

#BawasluMengawasi #CegahAwasiTindak #BeraniLapor #AwasiTPSmu #AwasiPemilu," tulis akun @bawasluri.

Temukan 3.399 Kasus Dugaan Kampanye Masa Tenang

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengungkapkan beberapa temuan dugaan pelanggaran sebelum hari pemungutan suara.

Bagja mengatakan, pihaknya menemukan 3.399 kasus dugaan kampanye selama masa tenang.

Sebagai informasi, masa tenang berlangsung pada 14-16 April 2019. Selama periode itu, segala bentuk kampanye dilarang. 

"Secara umum ya, pada pra hari-H, dugaan kampanye di masa tenang temuannya 3.399 (kasus)," kata Bagja saat konferensi pers di Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja saat konferensi pers di Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja saat konferensi pers di Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).(KOMPAS.com/Devina Halim)

Baca: Nikita Mirzani Beberkan Sosok Pacar Baru Bang Billy: Lebih Suka Dielus, Diciumin Mulu, Dimanjain

Halaman
123
Editor: Gryfid Talumedun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved