Berita Bolsel
Warga Bolsel Tak Bisa Nikmati Askes Internet Selama 3 Hari, Ini Jawab Telkomsel!
Warga Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) tak bisa menikmati jaringan internet Telkomsel selama tiga hari.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Alexander Pattyranie
Warga Bolsel Tak Bisa Nikmati Askes Internet Selama 3 Hari, Ini Jawab Telkomsel!
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Warga Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, tak bisa menikmati jaringan internet Telkomsel selama tiga hari.
Pasalnya sejak Minggu (14/04/2019) hingga Selasa (16/04/2019) jaringan internet Telkomsel di ujung selatan Sulawesi Utara (Sulut) ini, tak bisa diakses.
"Sudah tiga hari tak bisa diakses, kemarin jaringan telponnya jadi. Tapi justru internetnya yang bermasalah," ujar Herson Wantah salah satu warga desa Molibagu.
Ia menambahkan, hari ini internetnya mulai bisa diakses, tapi tidak 4G.
"Jaringannya sangat lemot, berbeda dengan har-hari sebelumnya. Kami harap pihak Telkomsel segera memperbaiki masalah ini," ucap dia.
Sementara itu, Akhsan Lau, Manager NSA Telkomsel Branch Manado mengakui jika ada gangguan komunikasi di daerah Molibagu.
"Saat ini team Telkomsel terus melakukan recovery. Hingga saat ini jaringan telah berangsur-angsur pulih dan pelanggan bisa kembali menggunakan layanan komunikasi dari Telkomsel," tegas dia.
Pihaknya juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dihadapi masyarakat Bolsel.
"Telkomsel menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan," pungkasnya.
GSM Indosat Justru Laris Terjual
Bermasalahnya jaringan internet Telkomsel di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), membuat masyarakat berbondong-bondong membeli kartu GSM Indosat.
Seperti yang terlihat di beberapa conter di Kecamatan Bolaang Uki, Selasa (16/04/2019), kartu Indosat langsung ludes terjual.
"Banyak sekali yang beli kartu Indosat, karena internet milik Telkomsel lagi bermasalah. Sampai sore ini kartu Indosat di conter kami sudah terjual semuanya," ujar salah satu penjaga conter di Desa Soguo.
Sementara itu, Abdul Makalalag salah satu warga desa Tolotoyon mengaku terpaksa mengganti kartu GSMnya.