Fenomena Hujan Es Terjadi di Kalsel, Ini Penjelasan BMKG
Hujan es ini dapat melanda daerah- daerah yang dilalui garis ekuator atau khatulistiwa, berarti memiliki iklim tropis.
Kemudian menjadi awan yang mengandung air, dan lantas air tersebut turun menjadi jatuhan- jatuhan air yang disebut dengan hujan.
Namun apakah hal ini sama dengan yang menyebabkan hujan esturun? Ya, hal ini ternyata tidak terlalu berbeda dengan yang menyebabkan terjadinya hujan es.
Salah satu yang menyebabkan terjadinya hujan es adalah pembekuan.
Pada kondisi ini, uap air lewat dingin tertarik ke permukaan benih- benih es.
Kemudian karena terjadi pengembunan yang mendadak, maka terjadi pembentukan es dengan ukuran yang sangat besar.
Sebenarnya hujan es ini bukanlah fenomena alam yang aneh dan langka. Hujan es ini sudah seringkali terjadi.
Terjadinya hujan es ini bisa saja menimpa daerah- daerah tropis bahkan bukan di saat musim penghujan.
Butiran es yang jatuh saat hujan esmerupakan kondensasi dari air hujan yang menggumpal di atas permukaan bumi yang disebut dengan awan gelap.
Hujan es yang biasanya disertai dengan angin puting beliung ini berasal dari jenis jenis awan yang memiliki sel tunggal berlapis- lapis dekat dengan permukaan bumi.
Selain itu dapat pula berasal dari multi sel awan, pertumbuhannya ini secara vertikal dan luas area horisontalnya sekitar 3 -5 kilometer. Hujan es ini terjadi dengan durasi yang sangat singkat, antara 3 hingga 5 menit.
Hujan es yang paling lama adalah dengan durasi 10 menit, dan itupun sangat jarang terjadi. Maka biasanya huja es ini sifatnya lokal dan tidak merata.
Jenis yang berlapis- lapis ini menjulang arah vertikal hingga ketinggian lebih dari 30.000 kaki.
"Jenis awan yang bentuknya berlapis- lapis menyerupai kembang kol ini disebut dengan awan Cumulo Nimbus atau CB yang juga merupakan musuh terbesar para pilot pesawat," kata Karmana.
Sebenarnya datangnya hujan es ini, kata Karmana, dapat ketahui melalui tanda- tanda tertentu. Hujan es ini datangnya biasanya disertai dengan angin darat kencang atau kadang angin puting beliung.
"Turunnya hujan esini dapat diprediksi dari sifat atau keadaan yang berada di sekitar kita. Hal ini menjadi sangat perlu diketahui oleh kita yang sedang berada di luar rumah," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hujan Es Melanda Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hujan-es-di-cirebon.jpg)