Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral Facebook

Viral Video Pelajar SMA Goyang di Atas Mobil, Diduga Terjadi di Manado dan Baru Usai Ujian Nasional

Sejumlah pelajar menggunakan seragam putih abu-abu tengah bergoyang ria di atas sebuah kap mobil berwana hitam yang terparkir di sebuah pusat bisnis

Penulis: Reporter Online | Editor: Indry Panigoro
kolasetribunmanado.co.id/Facebook Akbar Soleman
Viral Video Pelajar SMA Goyang di Atas Mobil, Diduga Terjadi di Manado dan Baru Usai Ujian Nasional 

Kepala SMKN 2 Manado, Robyn Koloawai MPd mengatakan, dia baru mengetahui video tersebut Kamis (12/4/2018) pagi.
“Awal mula perkelahian hanya karena mulut ke mulut antar teman. AP dari SMKN 6 Manado dan RM (SMKN 2 Manado) naik pitam dan adu jotos di lorong Gunung Kelurahan Bumi Nyiur,” ungkap kepsek.

Kata Robyn, saudara dari RM, yakni S dan juga adalah teman AP membuat keduanya sampai bertengkar dan didukung teman-teman yang lain.

“Memang video perkelahian jadi viral setelah diunggah AP pertama kali di facebook,” ungkapnya.

Lanjut Koloway, pada Kamis (12/04/2018) keduanya sudah diperdamaikan pihak sekolah dengan menuliskan surat peryataan yang ditandatangani keduanya.

“Saya tadi pagi langsung menuju rumah siswa dan membawa ke SMKN 6 Manado untuk melakukan perdamaian antar kedua siswa,” katanya.

Sanksi siswa tersebut akan ditarik dari lokasi tempat praktek dan akan dibina di sekolah.

Berakhir Damai
Beredarnya video di berbagai Media Sosial (Medsos) terkait perkelahian antar perempuan yang merupakan siswi dari dua sekolah ternama di Kota Manado, telah diproses oleh pihak sekolah dan berakhir dengan damai

"Jadi kemarin (Jumat) pagi, saya sudah bertemu langsung dengan pihak sekolah, dalam hal ini Kepseknya, Robin Kolowai. Jadi disitu Kepsek menjelaskan bahwa kedua siswi tersebut telah dipertemukan oleh pihak sekolah pada Kamis (12/4/2018) untuk diberikan pembinaan serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama dikemudian hari. Intinya kejadian itu berakhir damai," jelas Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin, Sabtu (14/04/2018) pagi.

Untuk itu, Kapolsek meminta para orang tua agar menghimbau putra-putri nya untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum.

"Ini harus menjadi perhatian kita bersama khususnya untuk para orang tua agar lebih mengawasi anak-anak dalam pergaulan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," pinta Taufiq.

Diketahui perkelahian tersebut terjadi di Lorong buntu dekat salah satu sekolah ternama di Manado pada Selasa (10/4/2018) antara RM (16) warga Pineleng dan AP (16) warga winangun.

3. Tiga Siswi SMKN 3 Manado Dianiaya 'Geng Sekolah'

Kasus geng dalam lingkungan sekolah kembali terungkap setelah tiga siswi SMK Negeri 3 Manado, Anrose Pangkey, Jein Rarobong dan Mega Rampala, menjadi korban penganiayaan oleh sesama teman siswi lainnya, Senin (24/02/2014) kemarin.

Akibat penganiayaan ini, seorang korban, Mega  harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Lembean Minut.

Kasus ini terungkap ketika salah satu orangtua korban Mega, Sonya melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Manado, Selasa (25/2/2014) sekitar pukul 09.00 Wita.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved