Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengunggah Kebencian Ternyata Pengangguran: Arif Kurniawan Bikin Heboh Dunia Maya

Nama Arif Kurniawan Radjasa (36), pemilik akun Facebook Antonio Banerra, mendadak menjadi viral. Itu terjadi setelah warga Jombang

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNJATIM
Kabid Humas Polda Jatim - Kombes Pol Frans Barung Mangera 

Sejak awal menetap di kosan tersebut, Arif dan Istrinya belum pernah sama sekali datang untuk memperkenalkan diri ataupun melapor kepada pengurus RT setempat. "Sejak pertama kali di sini, ia nggak pernah laporan ke saya, sebagaimana mestinya warga baru," lanjutnya.

Bukan hanya geram kepada Arif, Hayu juga menyesalkan sikap dari si pemilik kosan yang tak memberikan imbauan kepada Arif untuk melapor kepadanya. "Saya kan juga bingung yang punya rumah kok tidak menyuruh Arif lapor ke saya," ujarnya.

Bukan cuma Hayu saja yang tak mengenal Arif. Ternyata, para tetangga yang tinggal tak jauh dari rumah itu mengaku tak tahu menahu sosok Arif.
Sriarti (55) perempuan yang rumahnya berhadapan dengan kosan Arif, mengaku sama sekali tak pernah mengenal sosok Arif maupun istrinya. "Ya saya juga nggak tahu, nggak pernah keluar kok. Rumahnya ya tutupan terus kayak gitu," jelasnya.

Selama ini Sriarti mengenal keluarga Arif sebagai orang perantauan yang baru saja menetap di kosan milik Haji Samar. "Dia kan orang baru, bukan orang sini. Mungkin sejak bulan ini baru tinggal di sini," tambahnya.

Sriarti mengatakan Arif dan Istrinya terbilang sebagai keluarga yang tertutup. Hampir tidak pernah bercengkrama bersama warga sekitar. "Kami ya nggak tahu orangnya seperti apa. Sering tutup rumahnya," katanya.

Sriarti juga tak tahu penghuni kos yang berjarak kurang dari lima meter dari rumahnya itu sedang tersangkut kasus kriminal. "Memang ada apa? Kemarin sih emang banyak orang datang ke rumahnya, saya kira teman kerjanya Pak Arif mau selamatan baru pindahan," katanya.

Selain menulis ujaran kebencian yang bersifat provokatif di sosial media, Arif mencatut nama sebuah perusahaan media di Surabaya. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan pekerjaan yang ditulis oleh Arif di Facebook itu palsu.

Arif tidak pernah terdaftar sebagai karyawan di perusahaaan itu. Berdasarkan video interogasi singkat yang direkam penyidik, Arif menjawab sebenarnya tidak sengaja memilih pekerjaan/profesi yang disediakan Facebook.

"Di FB (Facebook) kan saat ngisi identitas pekerjaan di situ tinggal milih kan. Ya yang kepikiran cuma (menyebut nama perusahaan pers) waktu itu. Apalagi itu juga akun lama," lanjutnya. Ia mengaku terus terang tak pernah bekerja di perusahaan itu. "Nggak, saya nggak pernah kerja di sana," katanya. (tribunjatim)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved