Populer di Cina, Balapan Burung Merpati Berhadiah Miliaran Rupiah

Setiap tahun, Zhang harus menggelontorkan setidaknya 100.000 yuan, atau sekitar Rp 210,2 juta, kepada burung daranya sebagai biaya perawatan.

Populer di Cina, Balapan Burung Merpati Berhadiah Miliaran Rupiah
wartakota
Ilustrasi Burung Merpati 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Setiap hari, Zhang Yajun bakal bangun sekitar pukul 04.00, dan secara hati-hati membawa kandang bambu berisi 76 ekor merpati balap.

Kandang bambu itu bakal dimasukkan ke dalam van, di mana Zhang bakal membawanya ke tempat sejauh 200 km dari apartemennya di Beijing, dan melepaskannya.

Ya. Zhang tengah melatih burung dara miliknya guna bersiap menyongsong musim balapan yang bakal digelar Oktober dan November mendatang.

Diwartakan CNN Minggu (7/4/2019), balap burung dara merupakan olahraga populer di China, dan total hadiah uang yang diperebutkan bernilai miliaran rupiah.

Zhang merupakan satu dari 100.000 peternak merpati balap di Beijing, berdasarkan keterangan Sun Yan, Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Merpati Balap Distrik Changping.

"Balapan burung dara tidak hanya sekadar budaya. Namun juga olahraga," terang Sun. Jumlah uang yang diperebutkan cukup besar.

Karena itu sempat muncul laporan penjualan merpati balap asal Belgia bernama Armando seharga 1,4 juta dollar AS, sekitar Rp 19,7 miliar, kepada penawar China.

Armando yang disebut sebagai Lewis Hamilton-nya merpati balap itu merupakan burung dengan kemampuan terbang jarak jauh yang mumpuni.

Tidak heran jika sempat terjadi perang tawar-menawar di antara dua kolektor China. Zhang berkata hobi itu sangatlah melelahkan. "Namun jika Anda sudah terjun, bikin ketagihan," katanya.

Olahraga Berusia Ratusan Tahun

Halaman
1234
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved