Berita Viral
VIRAL! Pria Dipaksa Menikah pada Pertemuan Pertama, Sebab-Akibatnya Buat Tercengang, Ini Ulasannya!
Seorang Pria dipaksa menikah oleh penjual souvenir. Perempuan yang tidak dikenali itu memaksa menikah.
Barwanto mengatakan pada Februari, Juli, Agustus, dan Desember 2018 tercatat setiap bulan ada satu kasus perceraian akibat kawin paksa.
Kawin paksa atau dijodohkan sebagian besar karena kedua orangtua menginginkan pernikahan itu.
Sementara pasangan ini tidak menginginkannya sehingga memunculkan konflik dikeluarga tersebut, yang berujung perceraian.
Jika merujuk pada Pasal 6 Ayat 1 UU No 1/1974 tentang perkawinan, disebutkan bahwa perkawinan harus didasarkan atas persetujuan kedua calon mempelai.
Adanya persetujuan kedua calon mempelai sebagai salah satu syarat perkawinan dimaksudkan supaya setiap orang dengan bebas memilih pasangannya untuk hidup berumah tangga dalam perkawinan.
"Kasus kawin paksa masuk dalam catatan data faktor-faktor penyebab terjadinya perceraian. Hampir setiap tahun muncul," ucapnya.
Data perceraian dari tahun ke tahun, kata Barwanto, mulai periode 2017 sampai 2018 mengalami peningkatan.
Di 2017 ada 1264 kasus perceraian, sementara 2018 naik menjadi 1443 kasus.
Pada 2018, penyebab terbanyak kasus perceraian lantaran meninggalkan salah satu pihak yakni total 606 kasus.
Lalu, perselisihan dan pertengkaran terus-menerus juga tinggi, yakni mencapai 588 perkara.
Kemudian, masalah ekonomi 170 kasus dan KDRT 35 kasus.
Baca: Doa Singkat Luna Maya untuk Pernikahan Reino dan Syahrini, Ungkap Harapan Positif
Pernikahan Unik
Dikutip dari Bangkapos.com, beberapa waktu lalu juga terjadi pernikahan yang unik di Gununganyar Sawah, Kecamatan Gunganyar, Surabaya.
Hal ini diketahui dari anggota grup WhatsApp Kelompok Informasi Masyakarat (KIM) Kelurahan Gununganyar, Surabaya,
"Sekilas info yang terunik bahwa ada hajatan Mantenan di mana sebelah kanan dan kirinya menggunakan pajangan sepeda motor klasik sebagai pemanis tempat duduk Pasangan Pengantin," tulis KIM Gunganyar yang menamakan diri Bagus KIM Rangga Bahagia, Selasa (28/8/2018).