Korupsi
Tersangka OTT KPK Romahurmuziy Dikabarkan Sakit, Benarkah BAB Sampai Keluar Darah?
Beredar kabar Romahurmuziy alami sakit buang air besar sehingga dubur Romahurmuziy keluar darah ketika BAB atau buang air besar.
Akhirnya dokter hanya melakukan terapi untuk mengatasi komplikasi medis.
“Pemahaman tentang gejala dan deteksi dini kanker kolorektal ini masih kurang, sehingga banyak pasien yang tak terdeteksi di stadium awal,” ujar dr Ibrahim saat temu media dalam acara Kalahkan Kanker Usus Besar dengan Deteksi Dini di Double Tree Hotel, Jakarta (09/11).
"Kebanyakan datang setelah stadium tiga ke atas," lanjut Ibrahim.
Gejala kanker usus besar yang sering muncul adalah perubahan pola buang air besar entah diare atau sembelit tanpa sebab yang jelas selama beberapa hari, perut masih terasa penuh setelah buang air besar, rasa nyeri pada perut, kelelahan, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, hingga keluarnya darah bersama tinja saat buang air besar.
Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan untuk mendeteksi adanya kanker usus besar adalah dengan mengamati pola buang air besar setiap hari.
“Kalau buang air besar disertai dengan keluar darah, segera ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan colok dubur. Ini untuk mengetahui apakah ada polip dan lendir yang menjadi tanda adanya kanker usus besar,” jelas dr Ibrahim.
Ibrahim menegaskan, pemeriksaan colok dubur penting dilakukan untuk mengetahui penyakit dengan tepat dan menghindari memberikan terapi pengobatan yang salah.
“Buang air besar dengan darah seringkali diduga wasir, sehingga dokter memberikan pengobatan untuk wasir. Inilah pentingnya pemeriksaan colok dubur. Jadi, jangan mau diberi obat wasir, kalau dokternya belum melakukan pemeriksaan colok dubur,” ungkap dr Ibrahim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tahanan-m-romahurmuziy1.jpg)